Usai Teror Bom, Rupiah Kembali Menguat

Jum'at, 15 Januari 2016 - 10:25 WIB
Usai Teror Bom, Rupiah...
Usai Teror Bom, Rupiah Kembali Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan hari ini menguat setelah kemarin sempat merosot usai kejadian teror bom di JL MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat. Sementara itu Yuan masih sulit untuk bangkit terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pagi ini berada pada level Rp13.875/USD, dengan kisaran harian Rp13.865-Rp13.895/USD. Posisi tersebut menguat 75 poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.950/USD.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.880/USD. Posisi itu naik 78 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.958/USD.

Sementara, rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.879/USD. Posisi itu melonjak membaik 27 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.906/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah justru melemah pada level Rp13.886/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.877/USD.

Dilansir Reuters, Jumat (15/1/2015) yuan masih mencoba untuk bangkit ketika Bank Sentral China masih berupaya memperkuat mata uang mereka. Meski cenderung stablil selama lebih dari satu pekan terakhir, namun depresiasi yuan telah kehilangan 5% terhadap USD sejak Agustus, lalu.

Titik tengah untuk mata uang yuan ditetapkan pada level 6.5637/USD atau lebih lemah dari sebelumnua di 6.5616/USD, meski lebih kuat dari Kamis kemarin sebesar 253 poin dari posisi 6.5890.

Sementara di akhir perdagangan kemarin, indeks dolar naik 0,2 persen menjadi 99.086. Dan euro jatuh 0,1% terhadap USD ke level USD1.0860 sementara terhadap beberapa mata uang utama lainnya naik 0,3% menjadi 118.06/yen.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
50 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved