BEI: Taspen, BPJS dan Asabri Kuat Serap Saham Freeport

Sabtu, 16 Januari 2016 - 16:44 WIB
BEI: Taspen, BPJS dan...
BEI: Taspen, BPJS dan Asabri Kuat Serap Saham Freeport
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memandang PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), serta Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) secara pendanaan kuat menyerap saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio.

Dia mengatakan, lebih baik pemerintah menyerahkan tugas menyerap pengurangan (divestasi) sebagian saham Freeport kepada tiga perusahaan pelat merah itu ketimbang Antam dan Inalaum. "Kalau ke Taspen, BPJS, Asabri bisa merata semua. Mereka punya dana jangka panjang, siapa bilang tidak kuat?" ujarnya di Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Menurut Tito, pemerintah tinggal menghitung kembali harga divestasi saham yang ditawarkan oleh perusahaan tambang raksasa asal Amerika Serikat itu sebesar USD1,7 miliar. "Buat saya adalah pemerintah tinggal duduk, hitung-hitungan bicara jangka panjang. Semua ada caranya, kok," katanya.

Selain itu, lanjut Tito, pemerintah juga harus ikut menyerap saham Freeport sebanyak 30% dan diberikan kesempatan kepada tiga perusahaan itu. "Saya selalu menyinggung tiga institusi yang eligibel. Tolong berikan kesempatan kepada Taspen untuk berikan kesempatan membeli, BPJS, dan Asabri. Kalau tiga yang beli, Freeport akan kasih murah," pungkasnya.

Baca juga:

Jajaran Direksi Freeport Bisa dari Indonesia Semua

HT: Penawaran Saham Freeport Terlampau Mahal

Menkeu Minta Market Tak Nervous Pascaledakan Bom
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Ternyata, Pengaruh BPJS...
Ternyata, Pengaruh BPJS Ketenagakerjaan di Pasar Modal Gede Juga
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) Siap Melantai di Bursa, Cek Jadwal Bookbuilding
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
52 menit yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
1 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved