Realisasi Investasi RI Sepanjang 2015 Meningkat 17,8%
Kamis, 21 Januari 2016 - 15:46 WIB
Realisasi Investasi RI Sepanjang 2015 Meningkat 17,8%
A
A
A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi tahun 2015 sebesar Rp545,4 triliun atau meningkat 17,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Komposisi realisasi investasi terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang naik 15,0% atau senilai Rp179.51 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) juga melonjak 19,2% sebesar Rp365,9 triliun.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan, kinerja investasi seiama 2015 tersebut didukung oleh kontribusi positif realisasi investasi dalam periode kuartal IV/2015 sebesar Rp 145,4 triliun. Angka ini naik 20,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2014.
(Baca Juga: Tiga Cara BKPM Penuhi Target Investasi Rp520 Triliun)
"Realisasi PMDN mencapai Rp 46,2triliun, meningkat 10,8% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu. Sedangkan PMA mencapai Rp99,2 triliun atau tumbuh 26%," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/1/2016).
Dia menambahkan pada kuartal IV/2015, realisasi investasi di pulau Jawa sebesar Rp77,3 triliun dan reaIisasi di luar pulau Jawa sebesar Rp68,1 triliun. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 sebesar Rp 50,4 triliun. "Terjadi peningkatan realisasi investasi di luar pulau Jawa sebesar 35,1%," lanjutnya.
Menurutnya poin penting dari capaian realisasi investasi sepanjang 2015 adalah meningkatnya realisasi investasi di luar pulau Jawa dengan jumlah sebesar Rp296,7 triliun (54,4%) dan realisasi investasi di Iuar Pulau Jawa sebesar Rp248,7 triliun (45,6%).
Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 sebesar Rp199,8 triliun terjadi peningkatan realisasi investasi di luar Puiau Jawa sebesar 24.5%. "Proporsi investasi di luar Jawa tahun 2015 mencapai 45,6%, Iebih tinggi dibandingkan dengan proporsi tahun sebelumnya sebesar 43%," jelasnya.
(Baca Juga: BKPM Kejar Target Investasi Sampai ke Negeri China)
Sementara, untuk realisasi investasi di luar pulau Jawa, wilayah Kalimantan mencatatkan kontribusi terbesar sebesar Rp93,0 triliun (17,1%). Terdiri dari PMDN sebesar Rp20,0 triliun dan PMA sebesar USD5,8 miliar.
Kemudian diikuti oleh wilayah Sumatera dengan realisasi investasi sebesar Rp84,4 triliun (15,5%) serta wilayah Sulawesi dengan realisasi investasi sebesar Rp 33,2 triliun (6,1%). "Selanjutnya wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan realisasi investasi sebesar Rp18,7 triliun (3,4%) dan wilayah Maluku dan Papua dengan realisasi investasi sebesar Rp19,4 triliun (3,5%)," pungkasnya.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan, kinerja investasi seiama 2015 tersebut didukung oleh kontribusi positif realisasi investasi dalam periode kuartal IV/2015 sebesar Rp 145,4 triliun. Angka ini naik 20,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2014.
(Baca Juga: Tiga Cara BKPM Penuhi Target Investasi Rp520 Triliun)
"Realisasi PMDN mencapai Rp 46,2triliun, meningkat 10,8% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu. Sedangkan PMA mencapai Rp99,2 triliun atau tumbuh 26%," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/1/2016).
Dia menambahkan pada kuartal IV/2015, realisasi investasi di pulau Jawa sebesar Rp77,3 triliun dan reaIisasi di luar pulau Jawa sebesar Rp68,1 triliun. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 sebesar Rp 50,4 triliun. "Terjadi peningkatan realisasi investasi di luar pulau Jawa sebesar 35,1%," lanjutnya.
Menurutnya poin penting dari capaian realisasi investasi sepanjang 2015 adalah meningkatnya realisasi investasi di luar pulau Jawa dengan jumlah sebesar Rp296,7 triliun (54,4%) dan realisasi investasi di Iuar Pulau Jawa sebesar Rp248,7 triliun (45,6%).
Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 sebesar Rp199,8 triliun terjadi peningkatan realisasi investasi di luar Puiau Jawa sebesar 24.5%. "Proporsi investasi di luar Jawa tahun 2015 mencapai 45,6%, Iebih tinggi dibandingkan dengan proporsi tahun sebelumnya sebesar 43%," jelasnya.
(Baca Juga: BKPM Kejar Target Investasi Sampai ke Negeri China)
Sementara, untuk realisasi investasi di luar pulau Jawa, wilayah Kalimantan mencatatkan kontribusi terbesar sebesar Rp93,0 triliun (17,1%). Terdiri dari PMDN sebesar Rp20,0 triliun dan PMA sebesar USD5,8 miliar.
Kemudian diikuti oleh wilayah Sumatera dengan realisasi investasi sebesar Rp84,4 triliun (15,5%) serta wilayah Sulawesi dengan realisasi investasi sebesar Rp 33,2 triliun (6,1%). "Selanjutnya wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan realisasi investasi sebesar Rp18,7 triliun (3,4%) dan wilayah Maluku dan Papua dengan realisasi investasi sebesar Rp19,4 triliun (3,5%)," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :