Bisnis Perhotelan Diyakini Tumbuh Positif

Selasa, 26 Januari 2016 - 04:36 WIB
Bisnis Perhotelan Diyakini...
Bisnis Perhotelan Diyakini Tumbuh Positif
A A A
SEMARANG - Dicabutnya larangan instansi pemerintah menggelar rapat di hotel diyakini akan mampu meningkatkan bisnis perhotelan khusunya untuk penjualan Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition (MICE).

General Manager MG Suites Ipung Purwono mengatakan, dicabutnya larangan rapat di hotel bagi PNS menjadi angin segar bagi kalangan perhotelan.

"Perbaikan ekonomi nasional, dan juga sudah adanya pelonggaran peraturan terkait meeting di hotel bagi instansi pemerintah akan sangat berdapak terhadap bisnis perhotelan," katanya di Semarang, Senin (25/1/2016).

Dia mengakui, semenjak adanya larangan PNS rapat di hotel pendapatan dari sektro MICE mengalami penurunan drastis, bahkan hanya mampu memberikan kontribusi 10% dari total pendapatan.

Sementara itu, MG Suit akan terus berusaha menggenjot pendapatan dari sektor MICE. Dikarenakan MG Suit tidak memiliki ballroom besar, strategi yang akan dilakukan adalah bekerja sama dengan hotel MG Setos, yang merupakan satu grup, yakni Setiawan Group dalam penyediaan ballrom.

"Lewat kerja sama itu, pengunjung bisa menginap sekaligus menggelar acara dalam satu kawasan
super blok," katanya.

Dia mengakui, sepanjang 2015 tingkat okupansi hotel yang berlokasi di Jalan Gajah Mada Semarang ini mencapai 70%, naik dibanding 2014 yang hanya 50%. Dia menargetkan 2016 bisa naik 10%-15%.

"Januari ini memang okupansi baru 60% tapi itu sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu yang hanya 40%. Hal ini menunjukan kondisi perekonomian mulai membaik," ujarnya.

Sementara, Ketua PHRI Jateng Heru Isnawan mengakui sektor MICE dari kalangan pemerintahan sangat berpengaruh terhadap bisnis perhotelan. Hal itu dikarenakan pangsa pasarnya sangat besar. "Pangsa pasar instansi pemerintah sangat besar, bisa mencapai 50%, bahkan di beberapa daerah ada yang mencapai 75%," katanya.

Di sisi lain, perhotelan dan restoran merupakan salah satu penyumbang pajak asli daerah (PDA) cukup besar, karena pajak hotel 10% dari total pendapatan. Dia berharap dengan sudah digulirkannya beberapa proyek infrastruktur pemerintahan mampu mendoronga peningkatan sektro MICE, yang 2015 mengalami penurunan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
31 menit yang lalu
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
9 jam yang lalu
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
10 jam yang lalu
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
10 jam yang lalu
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved