Tarif AS Menggila Capai 245 Persen, China Merapat ke Uni Eropa

Kamis, 17 April 2025 - 10:53 WIB
loading...
Tarif AS Menggila Capai...
China ingin bermitra dengan Uni Eropa (UE) bukan sebagai saingan, di tengah pergeseran geopolitik dan kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) yang mengguncang dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - China ingin bermitra dengan Uni Eropa (UE) bukan sebagai saingan, di tengah pergeseran geopolitik dan kebijakan tarif baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump . Duta besar China untuk Spanyol menggambarkan, apa yang dilakukan Washington sebagai penyalahgunaan ekonomi secara sepihak.

Yao Jing mengatakan, kepada Reuters bahwa strategi Uni Eropa 2019 yang mendefinisikan China sebagai "mitra kerja sama, pesaing ekonomi dan saingan sistemik" tidak masuk akal karena keduanya memperjuangkan pasar terbuka dan perdagangan berbasis aturan.

Baca Juga: Geger Tarif Trump, Ini Tanggapan China, Kanada, dan Meksiko

"Kita harus fokus pada kemitraan. China tidak akan pernah menjadi ancaman atau musuh apa pun bagi UE," kata Yao, memuji pendekatan multilateral blok itu terhadap urusan luar negeri, yang menurutnya bertentangan dengan agenda isolasionis Presiden AS, Donald Trump.

Pekan lalu, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan itu secara luas dipandang sebagai upaya untuk menjalin hubungan ekonomi dan politik yang lebih erat antara China dan Eropa di tengah dampak dari tarif Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Rekomendasi
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Teman Belanja Pintar...
Teman Belanja Pintar di Era Serba Cepat, Kini Hadir Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved