Pertamina Kaji Untung-Rugi Caplok Blok East Kalimantan

Minggu, 31 Januari 2016 - 09:02 WIB
Pertamina Kaji Untung-Rugi...
Pertamina Kaji Untung-Rugi Caplok Blok East Kalimantan
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih mengkaji untung-rugi rencana perseroan mengambilalih pengelolaan Blok East Kalimantan dari existing operator Chevron Indonesia Company (CICO). Pertamina telah menyatakan ketertarikannya mengambilalih blok migas tersebut, sejak CICO memutuskan tidak akan memperpanjang kontrak dan menyerahkan blok migas tersebut ke pemerintah Indonesia.

"‎‎Itu (Blok East Kalimantan) menjadi salah satu yang kita review setelah Chevron tidak lagi akan melanjutkan. Kami akan review dalam tingkat seperti apa, supaya keekonomian. Kalau Pertamina masuk dan tentu akan kami sampaikan ke pemerintah sharingnya seperti apa nanti," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Sabtu (30/1/2016).

Mantan Bos Semen Indonesia ini menjabarkan, beberapa hal yang tengah dikaji dari blok migas tersebut adalah potensi cadangan yang ada di blok tersebut, hingga besaran ongkos eksploitasi‎. Nantinya, Pertamina akan melaporkan ke pemerintah terkait ketertarikannya tersebut.

"‎Potensi cadangan, cost of exploitasi-nya nanti berapa, biaya yang dibutuhkan sehingga apa nanti bisa masuk total cost-nya di level di bawah USD30 per barel. Pemerintah kan nawarin ke kita," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Chevron Indonesia Company memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pengelolaan Blok East Kalimantan yang akan berakhir pada 24 Oktober 2018. ‎Pengelolaan blok tersebut akan diserahkan kepada pemerintah Indonesia.

Managing Director Cevron IndoAsia Business Unit Chuck Taylor menyatakan, pihaknya selama ini‎ telah mengelola Production Sharing Contract (PSC) East Kalimantan dan menyediakan suplai gas yang berkelanjutan kepada aset strategis Indonesia termasuk Kilang LNG Bontang dan Kilang Balikpapan.

"Chevron tidak akan mengajukan perpanjangan PSC EKAL dan akan mengembalikan aset tersebut kepada Pemerintah Indonesia pada tanggal 24 Oktober 2018," ujarnya dalam keterangan resmi, pekan lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Siap Sambut...
Pertamina Siap Sambut Pekerja Chevron Pacific Indonesia
Blok Rokan Kembali ke...
Blok Rokan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Presiden Nilai Pertamina Mampu Kelolanya
Perkuat Strategi Bisnis,...
Perkuat Strategi Bisnis, Pertamina Siapkan Alih Kelola Blok Rokan
Presiden Jokowi Beri...
Presiden Jokowi Beri Arahan ke Pekerja Pertamina Hulu Rokan di Istana
Dipelototi Pemerintah...
Dipelototi Pemerintah dan DPR, Ini Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
34 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
45 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
1 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
Perusahaan Eropa Rugi...
Perusahaan Eropa Rugi Rp1.650 Triliun Akibat Sanksi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved