Chevron Lapor SKK Migas Akan PHK 1.200 Karyawan

Senin, 01 Februari 2016 - 20:12 WIB
Chevron Lapor SKK Migas...
Chevron Lapor SKK Migas Akan PHK 1.200 Karyawan
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan pihaknya telah mendapat laporan dari Chevron Pacific Indonesia terkait rencana perusahaan migas asal Amerika Serikat (AS) itu untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka menyebutkan sedikitnya 1.200 karyawan yang ada di Indonesia akan diberhentikan.

"Nah, yang besar ini Chevron (jumlah karyawan yang di PHK. Itu (Chevron) sudah mengajukan 1.200 orang," ujar Kepala SKK Migas Amein Sunaryadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/2/2016).

Dia menjelaskan, keputusan Chevron mem-PHK karyawan akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal, yaitu secara sukarela. Artinya, karyawan diminta secara sukarela mengundurkan diri dari pekerjaannya.

"(PHK) bertahap. Jadi tahapnya gini ditawarkan sukarela, nah nati dihitung lagi berapa banyak yang mundur," imbuhnya.

Tahap kedua, lanjut mantan Wakil Ketua KPK ini, prosedur pensiun dini akan dipermudah. Jadi, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan seberapa lama Chevron akan melakukan PHK terhadap karyawannya di Tanah Air.

Baca juga:
300 Ribu Buruh Migas di Indonesia Terancam PHK
Perusahaan Migas Diminta Tak Langsung Lakukan PHK
Pemerintah Bingung Respons Keputusan PHK Perusahaan Migas

Amien menerangkan, keputusan Chevron memangkas karyawannya karena perusahaan migas asal Negeri Paman Sam tersebut terpukul anjloknya harga minyak dunia di pasar global. "Penyebabnya jelas karena harga minyak jatuh. Belanja capex (capital expenditure) dan opex (operational expenditure) ditekan. Salah satunya untuk eksplorasi dikurangi," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Chevron Pacific Indonesia mengungkapkan akan merampingkan struktur karyawan perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk peningkatan kinerja perseroan di tengah terpuruknya harga minyak dunia ke level sekitar USD30 per barel.

Senior Vice President, Policy, Government and Public Affairs Chevron Yanto Sianipar mengungkapkan, saat ini Chevron tengah menjalankan inisiatif guna mengidentifikasi peluang peningkatan kinerja bisnis, yang dapat membantu meningkatkan kinerja jangka pendek dan panjang.

"Chevron menjalankan inisiatif guna mengidentifikasi peluang-peluang peningkatan kinerja bisnis yang dapat membantu Chevron dalam meningkatkan kinerja jangka pendek dan panjang," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Atas inisiatif tersebut, Chevron telah berhasil mengidentifikasi model bisnis dan operasional yang lebih fleksibel dan kompetitif. Yanto yakin inisiatif ini dapat memastikan kelanjutan operasi perusahaan migas asal AS tersebut. "Chevron meyakini inisiatif ini dapat memastikan operasi Chevron di Indonesia dengan terus memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan pemerintah Indonesia," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masalah PHK Pekerjanya...
Masalah PHK Pekerjanya Mengemuka, Chevron Beri Penjelasan
Pertamina Siap Sambut...
Pertamina Siap Sambut Pekerja Chevron Pacific Indonesia
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Digitalisasi di Dalam Chevron Pacific Indonesia
Blok Rokan Kembali ke...
Blok Rokan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Presiden Nilai Pertamina Mampu Kelolanya
Perkuat Strategi Bisnis,...
Perkuat Strategi Bisnis, Pertamina Siapkan Alih Kelola Blok Rokan
Dipelototi Pemerintah...
Dipelototi Pemerintah dan DPR, Ini Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
18 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved