Pemerintah Izinkan Freeport Tunda Bayar Jaminan Smelter

Selasa, 02 Februari 2016 - 14:54 WIB
Pemerintah Izinkan Freeport...
Pemerintah Izinkan Freeport Tunda Bayar Jaminan Smelter
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) terlihat melunak kepada PT Freeport‎ Indonesia, dengan mengizinkan perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu melakukan ekspor konsentrat tanpa membayar uang jaminan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) sebesar USD530 juta.

(Baca Juga: Freeport Minta Nego Soal Uang Jaminan Smelter)

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan pada prinsipnya tugas pemerintah adalah memfasilitasi kegiatan ekonomi berjalan dengan baik. Pemerintah tidak memiliki intervensi untuk memutus kegiatan bisnis apapun termasuk Freeport.

"‎Sering saya katakan, selain pemegang saham yang berkepentingan juga masyarakat setempat, para pekerja, industri pendukung yang sebagian besar masyarakat indonesia," katanya di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Dia menuturkan, pemerintah memang telah memberikan persyaratan uang jaminan agar Freeport dapat memperoleh izin ekspor. Namun pada dasarnya, yang paling wajib adalah jika smelter belum ada kemajuan maka mereka wajib membayar bea keluar. (Baca Juga: Freeport Akhirnya Luluh Mau Bayar Uang Jaminan)

"‎Mengenai deposit USD530 juta itu adalah bagi Freeport untuk menunjukkan kesungguhan. Dan kita sadar betul situasi pasar tidak sedang menguntungkan," imbuh dia.

Karena itu, sambung mantan Bos PT Pindad (Persero) ini, pemerintah akan memberikan keringanan dengan penundaan pembayaran uang jaminan tersebut. Namun, Kementerian ESDM tetap meminta raksasa tambang asal Negeri Paman Sam tersebut untuk bisa menunjukkan kesungguhan yang equivalen dengan persyaratan tersebut.

"‎Dan itu sedang kita negosiasikan. Jadi cara berfikirnya mencari jalan keluar untuk supaya kegiatan ekonomi berjalan lancar‎," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Teriak Izin...
Freeport Teriak Izin Ekspor Belum Terbit, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Telan Dana USD1,5 Miliar,...
Telan Dana USD1,5 Miliar, Progres Smelter Freeport Capai 34,9%
7 Pekerja Freeport Terjebak...
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor di Tambang Bawah Tanah, ESDM Pastikan Penanganan Cepat
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter Freeport Baru 6%, DPR: Akal-akalan Saja!
Freeport Terancam Tak...
Freeport Terancam Tak Bisa Ekspor Usai Juni 2023, Begini Perkaranya
Menteri ESDM Kirim Tim...
Menteri ESDM Kirim Tim Investigasi Terkait Kebakaran Smelter Freeport
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
16 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
57 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved