Stabilkan Harga Pangan Tak Butuh Regulasi

Selasa, 02 Februari 2016 - 20:02 WIB
Stabilkan Harga Pangan...
Stabilkan Harga Pangan Tak Butuh Regulasi
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong menyatakan dalam menstabilkan harga pangan di pasar bukan dengan mengeluarkan regulasi. Sebab, mengeluarkan sebuah kebijakan butuh waktu yang tidak sebentar sementara stabilitas harga pangan butuh waktu cepat.

Dia mengatakan, pada dasarnya menyerahkan harga terhadap mekanisme pasar masih menjadi jalan terbaik untuk menstabilkan harga pangan. Namun, harga tidak serta merta diserahkan sepenuhnya ke pasar. Di sisi lain pemerintah juga harus tetap hadir.

"‎Contoh, ya Bulog. Menurut saya bisa melakukan intervensi pasar sebagai stabilisator. Tapi itu berarti tetap melalui mekanisme pasar," ujarnya, saat makan siang bersama wartawan di Jakarta, Senin (2/2/2016).

Baca: Mendag Sebut Keran Impor Ditutup Penyebab Harga Pangan Melonjak

Pria yang akrab disapa Tom Lembong itu menjelaskan, Bulog bisa mengintervensi pasar dengan cara saat harga turun dan stok pangan berlimpah, maka Bulog harus masuk untuk menyerap dan membeli stok di petani. Sementara saat harga tinggi, Bulog juga harus turun untuk melakukan operasi pasar.

"Implikasinya tetap melalui mekanisme pasar. Bukan mengatur, bukan melalui regulasi. Karena regulasi itu memaksa dan prosesnya lamban. Sementara pergerakan di lapangan cepat," imbuhnya.

Dia berpendapat, mengatur melalui regulasi tidak akan mungkin menciptakan stabilitas harga pangan. Indonesia justru akan ketinggalan, karena regulasi membutuhkan waktu yang lama untuk ditetapkan.

"Jadi Bulog pun juga harus operasi cepat, kalau mengatur melalui regulasi itu enggak mungkin. Kita selalu akan ketinggalan. Begitu regulasinya keluar, situasinya sudah berubah. Regulasinya keluar beberapa bulan kemudian, harganya sudah turun lagi," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Sidang Korupsi Impor...
Sidang Korupsi Impor Gula, Saksi Ungkap Charles Sitorus Pernah Naik Lift Khusus Menteri
Gaji dan Tunjangan Tom...
Gaji dan Tunjangan Tom Lembong saat Jadi Menteri Perdagangan RI 2015-2016
Kejagung Periksa Mantan...
Kejagung Periksa Mantan Sekjen Kemendag Gunaryo Anak Buah Thomas Lembong
Hanya Tom Lembong Eks...
Hanya Tom Lembong Eks Menteri Perdagangan yang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula, Ini Kata Kejagung
6 Menteri Perdagangan...
6 Menteri Perdagangan Sedekade Terakhir, Nomor 2 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Importasi Gula
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
16 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
57 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved