Menaker Kejar Verifikasi Isu Rencana PHK Toshiba-Panasonic

Rabu, 03 Februari 2016 - 19:13 WIB
Menaker Kejar Verifikasi...
Menaker Kejar Verifikasi Isu Rencana PHK Toshiba-Panasonic
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan pihaknya segera menangani dan berkordinasi soal isu adanya perusahaan yang ingin melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Informasi awal yang diperoleh bakal ditindaklanjuti dengan melakukan verifikasi atas informasi yang berkembang.

(Baca Juga: Dua Perusahaan Elektronik Jepang di RI PHK 2.500 Karyawan)

Menaker juga meminta agar setiap perusahaan dimanapun yang ingin melakukan PHK agar wajib lapor ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) maupun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat. Namun dia berharap agar PHK tidak menjadi pilihan bagi perusahaan dalam situasi dan kondisi apapun.

“Kami tidak bisa mengandalkan info atau statement orang-orang tertentu yang tidak dalam kapasitas soal itu. Tapi sebagai laporan awal, tetap akan terus diperiksa. Kami sudah minta kepada semua perusahaan agar wajib lapor jika ingin melakukan PHK, “ jelasnya dalam Raker dengan Komisi IX DPR RI terkait pembentukan Panja RUU PPLIN di Jakarta, Rabu (3/2/2016)

Hal tersebut diungkapkan terkait adanya informasi mengenai rencana PHK yang akan dilakukan dua perusahaan raksasa elektronik asal Jepang yakni Panasonic dan Toshiba. Informasi awal kebijakan tersebut dilakukan karena penutupan parbrik sehingga akan mengakibatkan terjadinya PHK bagi para karyawan.

Dia menerangkan dalam sistem ketenagakerjaan sebenarnya ada wajib lapor baik perusahaan yang melakukan rekrutmen maupun melakukan PHK terhadap karyawannya. Dijelaskan bahwa perusahaan mempunyai kewajiban melapor kepada pemerintah, dalam hal ini Kemnaker atau Disnaker di daerah.

“Jadi terus terang kami tidak bisa mengandalkan informasi begitu saja. Contoh, informasi PHK dari pimpinan SP, pengamat, atau orang-orang yang tidak jelas, itu belum tentu benar. Meski demikian, apapun bentuk informasinya, dari siapa pun, kami akan periksa,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Kabar Gembira, Korban...
Kabar Gembira, Korban PHK Akibat Pandemi Akan Dipekerjakan Kembali
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
1,7 Juta Orang Kena...
1,7 Juta Orang Kena PHK Imbas Covid-19, Menaker: Banyak Perusahaan Tak Lapor
Total 5,6 Juta Tenaga...
Total 5,6 Juta Tenaga Kerja Telah Di-PHK atau Dirumahkan
Ribuan Orang di Puncak...
Ribuan Orang di Puncak Bogor Terancam Kehilangan Pekerjaan
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
16 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
53 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved