Kenaikan Harga Minyak Topang Penguatan Wall Street

Kamis, 04 Februari 2016 - 07:53 WIB
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Topang Penguatan Wall Street
A A A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street pada penutupan kemarin berakhir naik berkat melonjaknya harga minyak dunia yang mampu mengangkat saham sektor energi dan keuangan.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/2/2016), Indeks Dow Jones industrial average berakhir naik 183,12 poin atau 1,13% ke level 16.336,66, Indeks S&P 500 naik 9,5 poin atau 0,5% ke level 1.912,53 dan Nasdaq Composite turun 12,71 poin atau 0,28% ke level 4.504,24 . Indeks Nasdaq memang melemah tapi akhirnya terhindar dari posisi terendah hari itu.

Harga minyak naik setelah investor mengambil keuntungan dari dolar AS yang lebih lemah. Komentar menteri luar negeri Rusia kembali menghidupkan harapan dari kesepakatan antara produsen minyak untuk memangkas produsi.

"Minyak membantu pasar berbalik menguat secara keseluruhan. Pasar melonjak," kata Robert Pavlik, kepala strategi pasar di Boston Private Wealth di New York.

Penurunan USD mengurangi kekhawatiran tentang dampak dari penguatan USD pada pendapatan AS. Saham 3M Co (MMM.N), naik 3,1% menjadi USD152,52, memimpin kenaikan Indeks Dow Jones.

Saham Apple (AAPL.O) naik 2% menjadi USD96,35, kembali ke posisinya sebagai perusahaan paling berharga di dunia, mendorong Alphabet (GOOGL.O) kembali ke tempat kedua sebagai saham raksasa internet itu turun 4% menjadi USD749,38.

Saham berakhir reli membalikkan kerugian tajam dalam perdagangan sebekumnya. Data AS menunjukkan sektor jasa ekonomi berkembang pada tingkat yang lebih lambat dari yang diperkirakan, meningkatkan kekhawatiran bahwa kelemahan di bidang manufaktur menyebar ke area lain dari perekonomian.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
1 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
1 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
2 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
2 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
3 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved