Serikat Pekerja BUMN Sebut RI Tak Butuh Kereta Cepat

Kamis, 04 Februari 2016 - 10:10 WIB
Serikat Pekerja BUMN...
Serikat Pekerja BUMN Sebut RI Tak Butuh Kereta Cepat
A A A
JAKARTA - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu ‎mengungkapkan bahwa Indonesia pada dasarnya saat ini tidak membutuhkan moda transportasi massal seperti kereta api cepat Jakarta-Bandung, yang menjadi proyek business to business (B to B) antara Indonesia dan China.

(Baca Juga: Kemenhub Minta Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tahan 100 Tahun)

Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya mengetahui bahwa yang diinginkan masyarakat saat ini bukanlah kereta cepat. Namun, Indonesia kini lebih butuh untuk mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, hingga kebangkitan industri nasional.

"Ingatkan juga Jokowi, yang diinginkan masyarakat itu bukan kereta api cepat. Tapi bagaimana Indonesia bisa swasembada pangan, swasembada energi dan kebangkitan industri nasional," katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Apalagi, sambung politisi Partai Gerindra ini, deindustrialisasi nasional telah terjadi sejak 10 tahun terakhir. Presiden Jokowi seharusnya tidak terlena dengan gerakan Menteri BUMN Rini Soemarno yang justru membuat negara bertambah utang.

"‎Ingat loh waktu krisis 1998 saja semua utang luar negeri swasta ditanggung oleh pemerintah. Apa lagi ini 5 BUMN terlibat dalam pinjaman luar negeri untuk proyek kereta api cepat. Apa nanti bukan negara yang nanggung! Ya agak waras lah Jokowi berpikirnya," tandasnya.

Seperti diketahui, pada 21 Januari 2016 Presiden Jokowi telah meresmikan dimulainya pembangunan megaproyek kereta cepat rute Jakarta-Bandung. Namun, selang dua pekan groundbreaking dilakukan, proyek prestisius tersebut masih belum memperoleh seluruh izin yang diperlukan untuk membangun kereta cepat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved