Credit Suisse Pangkas 4.000 Karyawan

Kamis, 04 Februari 2016 - 15:45 WIB
Credit Suisse Pangkas...
Credit Suisse Pangkas 4.000 Karyawan
A A A
GENEVA - Credit Suisse memangkas sekitar 4.000 karyawan untuk mengurangi biaya setelah perusahaan mengumumkan telah mengalami kerugian sebelum pajak pada kuartal keempat.

"Mencakup biaya cukup besar yang tidak mencerminkan kinerja bisnis yang mendasari kami," kata pihak bank seperti dikutip dari The New York Times, Kamis (4/2/2016).

Raksasa perbankan Swiss ini telah membukukan rugi bersih sebesar 5,83 miliar franc Swiss (USD5,8 miliar) dibanding perolehan laba bersih sebesar 691.000.000 franc pada tahun sebelumnya. Kerugian sebelum pajak secara kuartalan sebesar 6,4 miliar franc, termasuk biaya penurunan 3,8 miliar franc terkait akuisisi Donaldson, Lufkin & Jenrette.

CEO Credit Suisse Tidjane Thiam mengatakan, PHK ini membuat penghematan sebesar 1,2 miliar franc per tahun. Pada Oktober, Credit Suisse berencana untuk melakukan pengurangan staf sebagai bagian dari penghematan total biaya yang ditargetkan sebesar 3,5 miliar franc, tapi Credit Suisse tidak menjelaskan jumlahnya.

Kondisi pasar pada Januari 2016 tetap menantang dan perusahaan berharap pasar tetap stabil sepanjang sisa kuartal pertama 2016. Selain itu, juga berharap terus membuat kemajuan, untuk dapat mencapai posisi yang lebih baik di masa depan.

"Kondisi pasar sedang sulit, kita lebih mempercepat target 2018 dengan program pengurangan biaya kami, termasuk pengurangan angkatan kerja (karyawan dan kontraktor) sekitar 4.000," jelas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Cabut Izin Credit...
BEI Cabut Izin Credit Suisse Sekuritas, Apa Sebabnya?
Akuisisi Credit Suisse...
Akuisisi Credit Suisse Jadi Sentimen Positif buat Wall Street
Wall Street Dibuka Melemah,...
Wall Street Dibuka Melemah, Credit Suisse Perkeruh Sentimen Perbankan
Harga Minyak Naik Didorong...
Harga Minyak Naik Didorong Kesepakatan UBS Akuisisi Credit Suisse
Skandal Pencucian Uang,...
Skandal Pencucian Uang, Singapura Bakal Inspeksi Credit Suisse Cs
Credit Suisse Kehilangan...
Credit Suisse Kehilangan Aset Rp1.000 Triliun di Kuartal I 2023
Berita Terkini
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
16 menit yang lalu
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
43 menit yang lalu
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
55 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
1 jam yang lalu
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
1 jam yang lalu
Infografis
10 Perusahaan Tekstil...
10 Perusahaan Tekstil yang PHK Karyawan di Awal 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved