Ini Penampakan Jalur KA Bekas Belanda di Pelabuhan Priok

Kamis, 18 Februari 2016 - 14:01 WIB
Ini Penampakan Jalur...
Ini Penampakan Jalur KA Bekas Belanda di Pelabuhan Priok
A A A
JAKARTA - Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta selama ini dikenal sebagai pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang arus keluar masuk barang ekspor dan impor barang.

Saking sibuknya, pelabuhan tersebut juga dikenal dengan kemacetannya yang luar biasa dan waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) yang sangat lama.

‎Untuk mengurangi kemacetan dan waktu tunggu di pelabuhan tersebut, pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman berniat menghidupkan kembali jalur rel kereta api (KA) menuju dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ini Penampakan Jalur KA Bekas Belanda di Pelabuhan Priok

Jalur rel kereta api tersebut sejatinya telah ada sejak zaman Belanda, namun kini mati dan hanya tersisa di Jalan Pososo yang berjarak 2 kilometer (km) dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Kendati sebelumnya mendapat tentangan dari RJ Lino yang sebelumnya merupakan Direktur Utama Pelindo II, namun kini pembangunannya hampir selesai. Bahkan saat ini, Menko bidang Kemaritiman Rizal Ramli telah melaksanakan uji coba pengoperasian jalur kereta api di Pelabuhan Tanjung Priok.

Ini Penampakan Jalur KA Bekas Belanda di Pelabuhan Priok

Sindonews pun berkesempatan menyaksikan dan turut serta dalam uji coba pengoperasian jalur 'mati' tersebut dan menaiki kereta logistik dari Stasiun JICT hingga Jalan Pososo, Jakarta Utara.

Berdasarkan pengamatan Sindonews, jalur kereta di Stasiun JICT memang nampak hampir selesai. Jalur rel kereta telah terpasang rapi, dan jalan di sekitarnya telah diaspal. Berbagai alat berat yang diperuntukkan mengangkut barang dari kereta pun telah tersedia.

Ini Penampakan Jalur KA Bekas Belanda di Pelabuhan Priok

‎Namun, setelah melewati stasiun JICT, jalan-jalan di pinggir sepanjang rel kereta hingga jalan Pososo masih belum rapi. Masih tampak banyak kubangan-kubangan air dan barang-barang bekas pengerjaan proyek. Rizal Ramli pun mengakui hal tersebut.

Dia mengatakan, proses pengerjaan memang belum rampung atau masih sekitar 95%. Bahkan, mantan Menko bidang Perekonomian ini sempat mengucapkan bahwa jalan-jalan di sepanjang rel masih jorok dan belum rapi.

Ini Penampakan Jalur KA Bekas Belanda di Pelabuhan Priok

"‎Belum sempurna (jalur kereta pelabuhan), masih jorok jalannya. Nanti di rapikan. Nanti ditambah dua track masuk ke pelabuhan," katanya di Stasiun JICT, Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Dia memperkirakan, jika kereta logistik tersebut benar-benar telah beroperasi penuh, maka dwelling time akan turun menjadi hanya dua hari. Kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok akan terpangkas hingga sepertiganya.

"Dengan ini dwelling time delapan hari, tekan 3,5 hari. Dwelling time jadi dua hari plus langkah lain. Maka kemacetan Priok berkurang, frekuensi dinaikkan," tandasnya.

Baca:

Rizal Ramli Klaim KA Pelabuhan Priok Pangkas Sepertiga Kemacetan

KA Pelabuhan Priok Beroperasi, Pelindo II Disebut Cetak Sejarah
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Marak Pungli di Priok,...
Marak Pungli di Priok, Pelindo II Ambil Langkah Tegas
Berantas Pungli di Pelabuhan...
Berantas Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Pelindo II Lakukan Berbagai Upaya Perbaikan
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Pungli di Tanjung Priok...
Pungli di Tanjung Priok Marak, Pelindo II Dukung Aparat Berantas Oknum
Tindak Pungli, Pelindo...
Tindak Pungli, Pelindo II Pecat Karyawan dan Kembalikan Pekerja Alih Daya
Mulai Besok Pelindo...
Mulai Besok Pelindo II Sesuaikan Tarif Pelabuhan Tanjung Priok, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
8 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
9 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved