Kejar Target Investasi Rp594 Triliun, BKPM Sinergikan 500 Pejabat
Jum'at, 19 Februari 2016 - 17:56 WIB
Kejar Target Investasi Rp594 Triliun, BKPM Sinergikan 500 Pejabat
A
A
A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) coba membangun sinergi kebijakan investasi pusat dan daerah, dengan menggelar pertemuan bertajuk Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Nasional. Kegiatan tersebut rencananya bakal dihadiri oleh 500 pejabat yang terdiri dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta perwakilan BKPM di luar negeri.
Kepala BKPM Franky Sibarani berharap sinergi dapat terjalin sehingga mampu mengatasi hambatan dalam mewujudkan target realisasi investasi tahun 2016. "Konsolidasi dan koordinasi pusat dan daerah perlu dilakukan, karena keberhasilan investasi sangat ditentukan oleh dukungan pemerintah daerah,” jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/2/2016).
(Baca Juga: Dorong Kemudahan Usaha, BKPM Perbaiki 22 Peraturan)
Dia menambahkan, BKPM memasang target realisasi investasi 2016 mencapai Rp594,8 triliun. Dari jumlah tersebut wilayah luar Pulau Jawa tahun berkontribusi sebesar Rp 292,2 triliun atau 49,1%. Sedangkan wilayah Pulau Jawa sebesar Rp302,6 triliun. “Realisasi investasi luar Pulau Jawa perlu didorong untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah,” sambungnya.
Lanjut dia, untuk mendukung pemerataan pembangunan antar wilayah penanaman modal beberapa sektor yang akan didorong khususnya industri pengolahan yang berbasis sumber daya alam seperti smelter, hilirisasi perkebunan dan kemaritiman. “Ini yang membutuhkan kerja bersama dengan pemerintah daerah yang ada baik dari awal promosi, standarisasi layanan hingga mengawal masuknya investasi ke daerah terkait,” paparnya.
Kepala BKPM Franky Sibarani berharap sinergi dapat terjalin sehingga mampu mengatasi hambatan dalam mewujudkan target realisasi investasi tahun 2016. "Konsolidasi dan koordinasi pusat dan daerah perlu dilakukan, karena keberhasilan investasi sangat ditentukan oleh dukungan pemerintah daerah,” jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/2/2016).
(Baca Juga: Dorong Kemudahan Usaha, BKPM Perbaiki 22 Peraturan)
Dia menambahkan, BKPM memasang target realisasi investasi 2016 mencapai Rp594,8 triliun. Dari jumlah tersebut wilayah luar Pulau Jawa tahun berkontribusi sebesar Rp 292,2 triliun atau 49,1%. Sedangkan wilayah Pulau Jawa sebesar Rp302,6 triliun. “Realisasi investasi luar Pulau Jawa perlu didorong untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah,” sambungnya.
Lanjut dia, untuk mendukung pemerataan pembangunan antar wilayah penanaman modal beberapa sektor yang akan didorong khususnya industri pengolahan yang berbasis sumber daya alam seperti smelter, hilirisasi perkebunan dan kemaritiman. “Ini yang membutuhkan kerja bersama dengan pemerintah daerah yang ada baik dari awal promosi, standarisasi layanan hingga mengawal masuknya investasi ke daerah terkait,” paparnya.
(akr)
Lihat Juga :