Investasi Luar Jawa Tercatat Lanjutkan Tren Penguatan

Jum'at, 19 Februari 2016 - 19:24 WIB
Investasi Luar Jawa...
Investasi Luar Jawa Tercatat Lanjutkan Tren Penguatan
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi di luar Pulau Jawa terus menunjukkan tren penguatan setiap tahunnya. Dalam proyeksi tahun 2016, Kepala BKPM Franky Sibarani menerangkan Sumatera sebagai wilayah dengan target terbesar mencapai Rp90,2 triliun atau setara 15,9% dari total target investasi Indonesia.

"Posisi Sumatera diikuti oleh Kalimantan dengan target investasi mencapai Rp88,8 triliun atau setara dengan 14,9% dari total target investasi,” jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/2/2016).

(Baca Juga: Kejar Target Investasi Rp594 Triliun, BKPM Sinergikan 500 Pejabat)

Dia menambahkan pada posisi ketiga adalah wilayah Papua yang ditargetkan meraup investasi sebesar Rp40,8 triliun atau setara dengan 6,9% dari total target investasi yang masuk ke Tanah Air. Kemudian diikuti oleh wilayah Sulawesi dengan target investasi sebesar Rp38,1 triliun.

"Target wilayah Sulawesi ini merupakan yang terbesar apabila dilihat dari sisi pertumbuhannya. Tahun lalu target Sulawesi Rp27,8 triliun, artinya target investasi tahun 2015 meningkat 37% dibanding 2014,” sambungnya.

Posisi selanjutnya ada Bali dan Nusa Tenggara dengan nilai investasi Rp24,9 triliun atau setara 4,2% dari total investasi serta yang terakhir adalah Maluku dengan nilai Rp 9,5 triliun. “Pertumbuhan tiap wilayah akan disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi,” tandasnya.

Dari data yang dimiliki oleh BKPM, realisasi investasi di luar Pulau Jawa pada tahun 2015 mencapai Rp 248,7 triliun atau 45,6% dari total investasi Rp545,4 triliun. Sedangkan realisasi investasi di Pulau Jawa mencapai Rp296,7 triliun atau 54,4% dari total nilai investasi.

Proporsi investasi di luar Pulau Jawa terus meningkat. Bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2014, proporsi investasi luar Pulau Jawa 43,1 persen sebesar Rp 199,8 triliun.

Smentara dari sisi sektor investasi, target tahun 2016 masih didominasi oleh sektor sekunder (industri dan manufaktur) dengan target mencapai Rp313,5 triliun. Angka tersebut diikuti oleh sektor tersier (perdagangan dan jasa) dengan target Rp183,7 triliun dan baru sektor primer (pertanian dan kehutanan) dengan target Rp97,6 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
4 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
24 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
9 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved