IHSG Awal Pekan Berakhir Menguat Buntuti Bursa Saham Asia
Senin, 22 Februari 2016 - 16:33 WIB
IHSG Awal Pekan Berakhir Menguat Buntuti Bursa Saham Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup mampu bangkit setelah pada sesi I mampir di zona merah. IHSG naik 11,06 poin atau 0,24% ke level 4.708,62 seiring dengan menguatnya bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik tipis 7,14 poin atau 0,15% ke level 4.704,70 dan pada sesi I IHSG melemah 4,10 poin atau 0,09% ke 4.693,46. Pada perdagangan kemarin ditutup urun 81,23 poin atau 1,70% ke level 4.697,56.
Seperti dilansir dari Reuters sore hari ini, pasar saham Asia ditutup menguat, memperpanjang keuntungan pekan lalu, karena investor menunggu survei industri Februari untuk mendorong ekonomi global.
Sementara, mata uang poundsterling terlihat tersandung. Hal ini lantaran adanya kekhawatiran Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.
Pasar saham Asia menguat dengan indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8%, setelah pada peka lalu sempat rebound hingga 4%.
Indeks patokan China naik 2%, karena investor menyambut baik atas keputusan Beijing untuk menggantikan regulator sekuritas dan tanda-tanda pemerintah meningkatkan upaya stimulus ekonomi.
Adapun, Indeks Nikkei N225 hari ini ditutup naik 143,88 poin atau 0,90% ke level 16,111.05, Indeks Hang Seng berakhir juga naik 214,73 poin atau 1,11% ke level 19.500,23, Indeks Shanghai melonjak 67,15 poin atau 2,35% ke level 2.927,18, dan Indeks Strait Times menghijau 5,56 poin atau 0,21% ke level 2.662,43.
Sementara, sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini berakhir variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor pertambangan yang 2,55%. Sementara sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang turun 1,90%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,10 triliun dengan 10,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp535,04 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,75 triliun dan aksi beli Rp3,21 triliun. Tercatat 143 saham menguat, 126 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.275 menjadi Rp65.400, PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp600 menjadi Rp5.000, dan PT Mayora Indah Tbk naik R275 menjadi Rp27.000.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp230 menjadi Rp2.120, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6,750, dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) turun Rp110 menjadi Rp1.030.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik tipis 7,14 poin atau 0,15% ke level 4.704,70 dan pada sesi I IHSG melemah 4,10 poin atau 0,09% ke 4.693,46. Pada perdagangan kemarin ditutup urun 81,23 poin atau 1,70% ke level 4.697,56.
Seperti dilansir dari Reuters sore hari ini, pasar saham Asia ditutup menguat, memperpanjang keuntungan pekan lalu, karena investor menunggu survei industri Februari untuk mendorong ekonomi global.
Sementara, mata uang poundsterling terlihat tersandung. Hal ini lantaran adanya kekhawatiran Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.
Pasar saham Asia menguat dengan indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8%, setelah pada peka lalu sempat rebound hingga 4%.
Indeks patokan China naik 2%, karena investor menyambut baik atas keputusan Beijing untuk menggantikan regulator sekuritas dan tanda-tanda pemerintah meningkatkan upaya stimulus ekonomi.
Adapun, Indeks Nikkei N225 hari ini ditutup naik 143,88 poin atau 0,90% ke level 16,111.05, Indeks Hang Seng berakhir juga naik 214,73 poin atau 1,11% ke level 19.500,23, Indeks Shanghai melonjak 67,15 poin atau 2,35% ke level 2.927,18, dan Indeks Strait Times menghijau 5,56 poin atau 0,21% ke level 2.662,43.
Sementara, sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini berakhir variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor pertambangan yang 2,55%. Sementara sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang turun 1,90%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,10 triliun dengan 10,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp535,04 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,75 triliun dan aksi beli Rp3,21 triliun. Tercatat 143 saham menguat, 126 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.275 menjadi Rp65.400, PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp600 menjadi Rp5.000, dan PT Mayora Indah Tbk naik R275 menjadi Rp27.000.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp230 menjadi Rp2.120, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6,750, dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) turun Rp110 menjadi Rp1.030.
(izz)
Lihat Juga :