Gerindra Tegaskan Tolak RUU Tax Amnesty

Rabu, 24 Februari 2016 - 14:15 WIB
Gerindra Tegaskan Tolak...
Gerindra Tegaskan Tolak RUU Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra di DPR secara tegas menolak Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Tax Amnesty atau pengampunan pajak. Keputusan itu hasil rapat Fraksi Partai Gerindra yang digelar kemarin.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Supratman Andi Agtas mengatakan, selain Revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK), pihaknya‎ juga menolak RUU Tax Amnesty.

‎"Fraksi mengambil sikap menolak kedua-duanya baik revisi UU KPK maupun Tax Amnesty sudah diputuskan bahwa Fraksi Partai Gerindra khusus Tax Amnesty juga menolak," kata Supratman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Menurut dia, tax amnesty itu akan ‎menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat nantinya. ‎"Ini koreksi bagi pemerintah yang terlalu optimis terhadap penerima negara. Padahal harus pembenahan dari awal pemerintah dalam hal ini Dirjen Pajak yang harus mengkalkulasi terhadap perkembangan ekonomi nasional kita," tutur pria yang juga menjabat Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini.

Selain itu, target-target penerimaan negara seharusnya menjadi‎ bahan evaluasi pemerintah. "Dalam menentukan target-target pembangunan tidak boleh bombastis yang hanya menyenangkan hati rakyat, pada akhirnya membebani dan menimbulkan rasa ketidakadilan masyarakat khususnya pembayar pajak yang patuh selama ini dan tidak menimbulkan keadilan sama sekali bagi seluruh rakyat," tandasnya.

Baca Juga:

Tax Amnesty Tak Jamin Tingkatkan Pajak Negara
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
13 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
23 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved