Marak PHK, Mendag Lembong Desak Peningkatan SDM

Jum'at, 26 Februari 2016 - 00:16 WIB
Marak PHK, Mendag Lembong...
Marak PHK, Mendag Lembong Desak Peningkatan SDM
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong menekankan pentingnya untuk segera meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) dalam negeri di tengah maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Indonesia. Meski begitu menurutnya pemerintah bakal segera bertindak untuk mengatasi PHK.

"Yang sudah pasti begini. Kita sudah tidak punya waktu. Seperti yang pak presiden pernah bilang, kita kejar-kejaran dengan waktu. Segera meningkatkan daya saing kita. Sehingga kalau tidak, banyak pabrik yang akan pindah ke tempat seperti Filipina," jelasnya di Jakarta, Kamis (25/2/2016).

(Baca Juga: Asosiasi Pengusaha Ungkap Penyebab Utama PHK)

Menurutnya pembenahan kualitas pekerja lokal menjadi sangat penting, apalagi saat Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah mulai berlaku tahun ini. Lanjut dia, reformasi ekonomi mutlak dilakukan saat PHK tidak menimpa industri besar, melainkan sudah sampai ke industri menengah.

Bahkan industri sektor migas (minyak dan gas bumi) serta tambang pun tidak luput turut terkena dampaknya lantaran harga komoditas yang semakin anjlok. "Kita memang harus segera melakukan reformasi perekonomian, infrastruktur, dan peraturan agar dapat bersaing dan meminimalisir PHK," tandasnya.

Sebelumnya pengamat pasar saham Wiliam Surya Wijaya telah mengingatkan mengingatkan kualitas SDM yang dimiliki Indonesia juga menjadi konsen yang harus diperhatikan. Menurutnya perlu ada peningkatan skill SDM pekerjaan Indonesia oleh pemerintah, supaya tidak tergeser dengan keberadaan buruh asing.

"Ini mereka yang hengkang itu memang perusahaan yang non listed. Kemudian dengan adanya perlambatan ekonomi di negara kita, mereka akan lakukan efisiensi pasti. Maka dipilihlah mereka-mereka yang skillnya kurang, atau tidak kompetitif untuk tidak lagi bekerja. Jadi memang SDM-nya yang harus diperhatikan," jelasnya.

(Baca Juga: Skill SDM Kurang, Pekerja Indonesia Dinilai Rawan PHK)
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
Teknologi Ini Diklaim...
Teknologi Ini Diklaim Mampu Cegah PHK Massal di Industri Startup
Samsung Gelar PHK Massal,...
Samsung Gelar PHK Massal, 30% Karyawan Global Terancam
Ngamuk Rekannya Kena...
Ngamuk Rekannya Kena PHK, Ratusan Karyawan Google Mogok Kerja
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
3 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved