Menko Darmin Sebut Tax Amnesty Tak Bisa Dipaksakan
Jum'at, 26 Februari 2016 - 13:28 WIB
Menko Darmin Sebut Tax Amnesty Tak Bisa Dipaksakan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution menerangkan efisiensi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) menjadi alternatif yang harus dilakukan apabila pembahasan pengesahan Undang-undang (UU) tax amnesty atau pengampunan pajak terancam ditunda. Dia juga mengaku tidak terlalu yakin kebijakan tersebut mampu mendongkrak penerimaan negara.
Lantaran dinilai masih minim sosialisasi kepada masyarakat dan khususnya pengusaha karena belum memahami betul esensi yang ada dalam kebijakan tax amnesty. Tanpa adanya sosialisasi, menurutnya tidak ada dampak konkret biarpun UU tax amnesty jadi disahkan. "Harus ada upaya untuk efisiensi dalam APBN jika ada kemungkinan ditunda pembahasan (tax amnesty). Tidak bisa dipaksakan," jelasnya di Jakarta, Jumat (26/2/2016).
Dia menambahkan efisiensi tersebut harus dilakukan terutama untuk belanja barang pemerintah, dan beberapa hal yang kurang agar disempurnakan. "Kita efisiensi belanja barang terutamanya. Terus itu hal-hal yang kurang konkret seharusnya bisa dikonkretkan," tandasnya.
Sebelumnya Ketua DPR RI, Ade Komaruddin membantah tudingan terkait adanya dugaan sengaja menyandera kebijakan Tax Amnesty dan menegaskan pembahasan akan segera berlangsung. "Jadi Tax Amnesty akan berjalan, kita cooling down, nanti sehabis reses kita kebut (tax amnesty)," ungkapnya.
Lantaran dinilai masih minim sosialisasi kepada masyarakat dan khususnya pengusaha karena belum memahami betul esensi yang ada dalam kebijakan tax amnesty. Tanpa adanya sosialisasi, menurutnya tidak ada dampak konkret biarpun UU tax amnesty jadi disahkan. "Harus ada upaya untuk efisiensi dalam APBN jika ada kemungkinan ditunda pembahasan (tax amnesty). Tidak bisa dipaksakan," jelasnya di Jakarta, Jumat (26/2/2016).
Dia menambahkan efisiensi tersebut harus dilakukan terutama untuk belanja barang pemerintah, dan beberapa hal yang kurang agar disempurnakan. "Kita efisiensi belanja barang terutamanya. Terus itu hal-hal yang kurang konkret seharusnya bisa dikonkretkan," tandasnya.
Sebelumnya Ketua DPR RI, Ade Komaruddin membantah tudingan terkait adanya dugaan sengaja menyandera kebijakan Tax Amnesty dan menegaskan pembahasan akan segera berlangsung. "Jadi Tax Amnesty akan berjalan, kita cooling down, nanti sehabis reses kita kebut (tax amnesty)," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :