Taspen Gencar Perangi Penipuan Bagi-bagi Deviden

Sabtu, 27 Februari 2016 - 21:59 WIB
Taspen Gencar Perangi...
Taspen Gencar Perangi Penipuan Bagi-bagi Deviden
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro mengatakan, pihaknya sekarang sedang gencar-gencarnya memerangi penipuan yang terjadi dan menyerang peserta dengan iming-iming bagi-bagi dividen. Iqbal bercerita, modus ini dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Si penipu, kata Iqbal akan menelpon peserta pensiun Taspen dan mengatakan target menang dividen PT Taspen namun harus membayarkan sejumlah uang untuk syarat administrasi yang jumlahnya tidak sedikit.

"Sekarang sangat banyak penipuan yang mengatasnamakan Taspen bagi-bagi dividen. Ini menyerang peserta Taspen dan sempat beberapa ada yang terkecoh. Mereka dapat dividen misalnya Rp100 juta. Tapi mesti bayar administrasi Rp10 juta," kata Iqbal, dalam keterangah tertulisnya, Sabtu (27/2/2016).

Iqbal menegaskan bahwa para peserta yang terdaftar di Taspen, tidak memiliki deviden. Deviden hanya dimiliki oleh pemerintah, bukan milik pensiunan.

Iqbal pun menyayangkan bahwa yang tertipu dengan iming-iming tersebut bukanlah masyarakat yang tidak beredukasi tinggi, melainkan dari kalangan profesor pun juga sempat terkena hadiah bodong tersebut.

"Ini tadinya bagi saya, yang saya anggap bisa kena tipu adalah orang-orang yang tidak teredukasi. Tapi kenyataannya, profesor juga tertipu. Sehingga kami berharap itu dicegah," kata dia.

Untuk mencegah kejadian ini berlanjut dan menimbulkan dampak kerugian untuk peserta Taspen, diharapkan kepada semua peserta, jika menerima telfon yang mengatasnamakan Taspen dan mengatakan si peserta menang deviden, hendaknya langsung dikonfirmasi melalui call center Taspen di nomor 1-500-919.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gerak Cepat TASPEN Berikan...
Gerak Cepat TASPEN Berikan Jaminan Perlindungan bagi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Kabar Gembira! TASPEN...
Kabar Gembira! TASPEN Mulai Salurkan THR 2026 bagi Pensiunan dengan Standar Layanan 5T
Kasus Taspen, KPK Geledah...
Kasus Taspen, KPK Geledah Dua Lokasi di Cibinong dan Depok
KPK Kembalikan Rp883...
KPK Kembalikan Rp883 Miliar Aset Taspen yang Dikorupsi dalam Kasus Investasi Fiktif
PT Taspen Gandeng MNC...
PT Taspen Gandeng MNC Bank Layani Pensiunan Gunakan MotionBanking
Dirut Taspen Raih Penghargaan...
Dirut Taspen Raih Penghargaan Tokoh Transformasi Layanan untuk Kesejahteraan
Berita Terkini
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
13 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
1 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
1 jam yang lalu
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
2 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved