Wall Street Terpuruk ke Zona Merah Terimbas Saham Kesehatan

Selasa, 01 Maret 2016 - 09:14 WIB
Wall Street Terpuruk...
Wall Street Terpuruk ke Zona Merah Terimbas Saham Kesehatan
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street kemarin waktu setempat di awal pekan berakhir lebih rendah terimbas kejatuhan saham energi dan kesehatan. Pasar saham Amerika Serikat (AS) tersebut sempat mendapatkan sentimen positif ketika harga minyak reli sebesar 3%.

Namun dilansir Reuters, Selasa (1/3/2016) saham energi telah berkorelasi dalam beberapa bulan terakhir ketika penurunan harga minyak dunia masih terus berlangsung. Sementara itu sektor S & P tercatat jatuh, dipimpin oleh penurunan di sektor kesehatan sebesar 1,58%, dengan saham Amgen Inc turun 3,60%.

"Jika saham reli hingga 50 dalam satu hari, semua orang akan melakukan aksi jual. Dari sudut pandang psikologis, Anda memiliki overhead resistensi pada level tersebut," jelas Direktur US Global investor Inc, Michael Matousek.

Indeks energi SPNY tercatat melemah 1,16% meskipun kenaikan harga minyak sempat terjadi sebesar 3% setelah 20 bulan terakhir selalu melanjutkan tren pelemahan. Indeks S & P utilitas menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan 0,2% didorong peningkatan saham Edison internasional (EIX.N) sebesar 1,34 %.

Pelemahan juga terjadi pada indeks Dow Jones industrial average turun 0,74% menjadi 16.516,5, indeks S & P 500 kehilangan 0,81% menjadi 1.932,22, serta indeks Nasdaq Composite menyusut 0,71% menjadi 4.557,95. Untuk bulan ini, indeks Dow Jones mencatat kenaikan sebesar 0,3%, S & P 500 turun 0,4%, dan Nasdaq merosot 1,2%.

Data yang kuat, termasuk peningkatan belanja konsumen yang dirilis pekan lalu menunjukkan ekonomi AS pulih lebih baik dari yang diharapkan, sehingga meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve (Bank Sentral AS) akan menaikkan suku bunganya tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
10 menit yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
55 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
3 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved