REI Sambut Baik Usulan Pajak DIRE di Bawah 2%

Rabu, 02 Maret 2016 - 15:30 WIB
REI Sambut Baik Usulan...
REI Sambut Baik Usulan Pajak DIRE di Bawah 2%
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan pengusaha Real Estate Indonesia (REI) memang belum mengesahkan soal total pajak Dana Investasi Real Estate (DIRE). Namun, meski belum disahkan, pemerintah memberikan isyarat pajak DIRE keseluruhan mencapai 1,5% dari sebelumnya 5%. Hal ini dinilai menarik oleh REI.

Angka tersebut terdiri dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 1% dan PPh sebesar 0,5%. Angka ini lebih kecil dari angka Singapura yang sebesar 3%. Pasalnya, sesuai pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, total pajak ini harus di bawah Singapura.

"Saya pikir kalau total pajaknya 1,5% atau di bawah itu, akan lebih baik. Menarik juga untuk kita. Kami akan mendorong untuk mencapai itu," kata Ketua Umum REI Eddy Hussy di Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Eddy tak memungkiri bahwa masalah utama yang dihadapi REI adalah perpajakan yang kurang kompetitif dengan negara lain.

"Dana yang masuk akan direinvestasikan, saya pikir dana itu akan diinvest-kan kembali ke sektor properti atau lainnya. Harapan kami kalau bisa di bawah 1,5% itu akan lebih baik agar dana investasi ini masuk dan bisa bergulir di lapangan," tutur dia.

Pihaknya optimistis, jika bisa 1,5% atau di bawah angka tersebut, akan banyak perusahaan properti yang masuk. Eddy melihat banyak di antara mereka yang menunjukkan minat untuk bergabung ‎dengan DIRE.

"‎Banyak yang menunjukkan minat. Karena banyak itu, maka kami usulkan ke pemerintah agar ini segera dijalankan, kita berharap Maret ini beres," pungkasnya.

Baca:

Saingi Singapura, Menkeu Bahas Diskon Pajak Ganda Real Estate
Pengusaha Real Estate Pede Pajak DIRE Dipangkas Jadi 0,5%
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Membangun Standar Baru...
Membangun Standar Baru Industri Properti lewat Indonesia Real Estate Awards 2026
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Bangkitkan Industri...
Bangkitkan Industri Properti lewat Pameran Virtual
Pengembang Kecil Belum...
Pengembang Kecil Belum Kebagian, REI Minta Insentif Properti Diperpanjang
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
3 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
4 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
4 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved