Wall Street Reli Didorong Saham Energi dan Perbankan
Kamis, 03 Maret 2016 - 08:10 WIB
Wall Street Reli Didorong Saham Energi dan Perbankan
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street kemarin kembalk brakhir reli berkat melonjaknya saham energi dan prtbankan, setelah data pekerjaan menguat menghentikan kekhawatiran atas kesehatan ekonomi Amerika Serikat (AS).
Seperti dilansir Reuters, Kamis (3/3/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 34,24 poin atau 0,2% ke 16.899,32, Indeka S&P 500 naik 8,1 poin atau 0,41% ke level 1.986,45 dan Nasdaq Composite bertambah 13,83 poin atau 0,29% ke posisi 4.703,42.
Sebelumnya dikhawatirkan bahwa ekonomi AS akan lebih lama melemah, namun data terbaru termasuk dari perkiraan pada sektor swasta penciptaan lapangan kerja bulan lalu telah membantu menghilangkkan kekhawatiran mereka dan memberikan dukungan ekuitas.
Membaiknya data ekonomi AS, termasuk manufaktur, belanja konstruksi dan penjualan mobil awal pekan ini, kembali menghidupkan harapan bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga setidaknya sekali pada tahun ini, memberikan dorongan untuk saham perbankan.
"Saya melihat adanya dorongan oleh angka-angka ekonomi," kata Gary Bradshaw, manajer portofolio dari Hodges Capital Management di Dallas.
Harga minyak mentah goyah masuk dan keluar dari teritori negatif sepanjang hari tetapi berakhir lebih tinggi, dengan harha minyak mentah AS mencapai sebesar USD35,17 pada satu titik, tertinggi sejak 6 Januari.
"Ada begitu banyak pesimisme sekitar energi dan terlepas dari minyak yang mendekati harga USD35 per barel. Ketika bergerak naik itu memberitahu dunia, dan khususnya AS, tidak akan melalui resesi," kata Bradshaw.
Ekonomi AS terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan bahkan China dan zona euro terus mencari dukungan dari bank sentral mereka.
Sektor bahan menjadi yang terburuk di Indeka S&P 500, atau menurun 7,8% di saham Monsanto (MON.N) setelah pembuat produk pertanian ini memotong pendapatannya. Namun sektor energi seperti saham terbesar di S & P 500 adalah Chesapeake Energy (CHK.N) yang naik 23,2% menjadi USD3,40. Sektor energi naik 2,5% dan keuangan bertambah 0,9%.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (3/3/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 34,24 poin atau 0,2% ke 16.899,32, Indeka S&P 500 naik 8,1 poin atau 0,41% ke level 1.986,45 dan Nasdaq Composite bertambah 13,83 poin atau 0,29% ke posisi 4.703,42.
Sebelumnya dikhawatirkan bahwa ekonomi AS akan lebih lama melemah, namun data terbaru termasuk dari perkiraan pada sektor swasta penciptaan lapangan kerja bulan lalu telah membantu menghilangkkan kekhawatiran mereka dan memberikan dukungan ekuitas.
Membaiknya data ekonomi AS, termasuk manufaktur, belanja konstruksi dan penjualan mobil awal pekan ini, kembali menghidupkan harapan bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga setidaknya sekali pada tahun ini, memberikan dorongan untuk saham perbankan.
"Saya melihat adanya dorongan oleh angka-angka ekonomi," kata Gary Bradshaw, manajer portofolio dari Hodges Capital Management di Dallas.
Harga minyak mentah goyah masuk dan keluar dari teritori negatif sepanjang hari tetapi berakhir lebih tinggi, dengan harha minyak mentah AS mencapai sebesar USD35,17 pada satu titik, tertinggi sejak 6 Januari.
"Ada begitu banyak pesimisme sekitar energi dan terlepas dari minyak yang mendekati harga USD35 per barel. Ketika bergerak naik itu memberitahu dunia, dan khususnya AS, tidak akan melalui resesi," kata Bradshaw.
Ekonomi AS terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan bahkan China dan zona euro terus mencari dukungan dari bank sentral mereka.
Sektor bahan menjadi yang terburuk di Indeka S&P 500, atau menurun 7,8% di saham Monsanto (MON.N) setelah pembuat produk pertanian ini memotong pendapatannya. Namun sektor energi seperti saham terbesar di S & P 500 adalah Chesapeake Energy (CHK.N) yang naik 23,2% menjadi USD3,40. Sektor energi naik 2,5% dan keuangan bertambah 0,9%.
(izz)
Lihat Juga :