RI Perjuangkan Akses Pasar ke Eropa lewat CEPA

Jum'at, 04 Maret 2016 - 14:43 WIB
RI Perjuangkan Akses...
RI Perjuangkan Akses Pasar ke Eropa lewat CEPA
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong menerangkan Indonesia akan memperjuangkan akses pasar ke Eropa dalam perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang dijadwalkan, April mendatang. Alasannya lantaran RI dinilai sudah sangat ketinggalan soal Free Trade Agreement (FTA) dibanding sesama negara-negara ASEAN.

(Baca Juga: Dorong Gabung CEPA, Kemendag Siap Negosiasikan Syarat Uni Eropa)

"Tentunya akses pasar yang kita perjuangkan, dan yang sekarang kami pahami karena Indonesia sudah sangat ketinggalan soal FTA ini dibanding negara-negara lain seperti Vietnam yang sudah jalin CEPA dengan Eropa," jelas Lembong di Jakarta, Jumat (4/3/2016)

Dia menambahkan Vietnam yang merupakan salah satu pendiri Trans-Pacific Partnership (TPP) membuatnya punya akses pasar bebas ke Eropa dan ke negaranya sendiri, sedangkan Indonesia belum. Akibatnya ekspor Indonesia kalah tarif terus dengan ekspor dari Vietnam bahkan dari Malaysia.

"Saya lapor juga sebentar lagi kita mau disalip sama Philipina, tahap pertama negosiasi FTA itu kan scooping (menginventarisasi masalah), kita mulai duluan. Tapi Philipina selesai duluan dari pada kita scooping dengan Uni Eropa," sambungnya.

Lebih lanjut dia menerangkan nantinya akan dibahas kembali agar bisa mengejar waktu scooping sehingga sejajar dengan negara-negara tersebut. "Kami bicarakan bagaimana kita bisa mengejar. Ini sudah mulai mengerikan, saat pabrik-pabrik sudah mulai pindah dari Indonesia ke Vietnam. Akibatnya pabrik tutup dan PHK di Indonesia," ungkap dia.

Diharapkan penyelesain pembahasan tersebut bisa selesai tahun ini, sehingga negosiasi formal antara Indonesia dan Uni Eropa bisa dilakukan tahun ini juga.‎ "Tahun lalu presiden kasih saya waktu dua tahun jadi sekarang gencar koordinasi antar kementerian untuk membentuk konsensus di dalam pemerintah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
11 Perjanjian Dagang...
11 Perjanjian Dagang On Going, 4 di Antaranya Target Rampung 2021
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
18 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved