BKPM Jaring Investasi dari Singapura USD2,1 Miliar

Sabtu, 05 Maret 2016 - 12:47 WIB
BKPM Jaring Investasi...
BKPM Jaring Investasi dari Singapura USD2,1 Miliar
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sukses menjaring investasi dari Singapura USD 2,1 miliar setelah menjadikan negara tersebut sebagai fokus pemasaran investasi di ASEAN. Kepala BKPM Modal Franky Sibarani menerangkan langkah-langkah pemasaran investasi yang dilakukan telah berhasil mengidentifikasi minat investasi dari berbagai sektor.

“Singapura merupakan salah satu negara terpenting yang menjadi sumber investasi terbesar bagi Indonesia. Berdasarkan identifikasi tim pemasaran investasi BKPM wilayah Singapura, minat Investasi tersebut antara lain di sektor properti USD200 Juta, sektor pertanian USD1,5 miliar, perkebunan USD10 juta," ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Sabtu (5/3/2016).

(Baca Juga: Pasarkan Investasi di ASEAN, Malaysia-Singapura Prioritas BKPM)

Selain tiga sektor tadi, lanjut dia investor Singapura juga berminat mengucurkan dana sebesar USD100 juta untuk kawasan industri serta infrastruktur teknologi informasi sebesar USD300 juta. Minat investasi tersebut diperoleh dari Singapore Investor Forum yang digelar kerjasama kantor perwakilan BKPM Singapura, Kedutaan Besar Republik Indonesia, Kadin Indonesia, Singapore Business Federation (SBF) dan International Enterprise (IE).

Sementara Pejabat Promosi Investasi Kantor Perwakilan BKPM (IIPC) Singapura Ricky Kusmayadi menyampaikan bahwa minat investasi yang berhasil digaet merupakan akumulasi dari minat yang disampaikan oleh lima perusahaan Singapura. "Kami siap mengawal minat investasi tersebut hingga menjadi realisasi investasi," imbuhnya.

Sebagai informasi Tturut hadir sebagai pembicara utama dalam forum Singapore-Indonesia Business Forum adalah Duta Besar RI untuk Singapura Ngurah Swajaya dan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. Dalam kesempatan tersebut Duta Besar RI untuk Singapura menyampaikan berbagai terobosan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah RI termasuk di antaranya layanan izin investasi 3 jam, fokus pembangunan infrastruktur pemerintah serta peluang investasi lainnya.

Sedangkan Menko Polhukam memilih menyampaikan tiga aspek utama dalam investor menanamkan modalnya di Indonesia yang pertama prospek ekonomi, kemudian iklim investasi, serta stabilitas politik dan keamanan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
8 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
10 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
10 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
12 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
13 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved