Dow Jones dan S&P Reli Berkat Sektor Energi

Selasa, 08 Maret 2016 - 08:02 WIB
Dow Jones dan S&P Reli...
Dow Jones dan S&P Reli Berkat Sektor Energi
A A A
NEW YORK - Indeks Dow Jones dan S&P 500 pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup menguat, karena lonjakan sektor energi yang mengimbangi penurunan tajam sektor teknologi berkapitalisasi besar yang terseret Nasdaq.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/3/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 67,18 poin atau 0,4% ke 17.073,95, Indeks S&P 500 naik 1,77 poin atau 0,09% ke 2.001,76. Sementara, Indeks Nasdaq Composite turun 8,77 poin atau 0,19% ke level 4.708,25.

Harga minyak mentah, yang sebagian besar telah menentukan arah pasar saham tahun ini, naik lebih dari 5%. Sektor energi S&P 500 pu naik 2,4%, naik untuk sesi kelima berturut-turut. Hal ini lebih 23% dari posisi terendah pada pertengahan Januari 2016.

"Pasar bekerja sendiri untuk nilai wajar dan telah menakut-nakuti oranh untum keluar. Orang-orang terlalu pesimis," kata John Manley, kepala strategi ekuitas di Wells Fargo Funds Management di New York.

Dia mengatakan, pasar minyak telah menemukan pijakan dan yang memungkinkan saham di sektor ini untuk bangkit. Namun, mungkin sulit untuk bouncing pasar saham memperpanjang lebih jauh bahwa musim laba telah mereda. Indeks S&P naik selama sesi kelima berturut-turut dan ditutup di atas 2.000 untuk pertama kalinya sejak 5 Januari

Saham Alphabet (GOOGL.O) dan Facebook (FB.O) turun masing-masing lebih dari 2%, sementara sahM Microsoft (MSFT.O) turun 1,9% dan Apple (AAPL.O) berkurang 1,1%.

Saham Valeant Pharmaceuticals (VRX.N) naik 7,1% menjadi USD65,66. Produsen obat Kanada ini mengatakan akan melaporkan angka kuartal keempat pekan depan, memberikan investor berharap ada berita positif setelah berbulan-bulan terjadi ketidakpastian dan volatilitas.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
23 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
57 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved