Nilai Transaksi Impor Minyak RI lewat ISC Capai Rp193,05 Triliun
Jum'at, 11 Maret 2016 - 19:39 WIB
Nilai Transaksi Impor Minyak RI lewat ISC Capai Rp193,05 Triliun
A
A
A
JAKARTA - Vice President Marketing Development Integrated Supply Chain (ISC), Hasto Wibowo menjelaskan selama tahun 2015 lalu tercatat nilai transaksi aliran dana minyak mentah (crude) dan produk yang dikelola ISC sebesar USD27,41 miliar atau setara Rp356,3 triliun. Untuk crude, nilai transaksi ISC sebesar USD14,85 miliar atau Rp193,05 triliun, sementara untuk produk sebanyak USD12,56 miliar atau setara Rp163,25 triliun.
"Itu hanya dari crude saja, belum dari produk. Bisa dibayangkan sebenarnya yang berat di posisi saya itu bukan pada teknisnya tetapi lebih kepada tanggung jawabnya itu," ujarnya dalam Workshop Pertamina ISC, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2016).
(Baca Juga: Pertamina Bidik Penghematan Rp1,3 Triliun lewat ISC Tahun Ini)
Dia menambahkan total volume minyak mentah yang dikelola ISC selama tahun lalu sebesar 280 juta barel dengan nilai Rp193,05 triliun. Sehingga dalam sebulan aliran dana yang keluar dan masuk ke ISC dari minyak mentah sebesar Rp16,1 triliun dan dalam sehari sekitar Rp500 miliar.
Pertamina, lanjut dia melalui lima program strategis memberikan kesempatan yang sama dan adil untuk semua peserta pengadaan, penerapan proses evaluasi penawaran yang transparan dan mengurangi biaya dengan menerapkan pembayaran telegraphic transfer (TT).
"Pada tahun lalu, ISC melakukan transformasi melalui lima program strategis, yaitu memotong perantara dari rantai suplai, peningkatan pemanfaatan dan fleksibilitas dari armada laut," pungkasnya.
(Baca Juga: Rentan Rugikan Ratusan Miliar, ISC Jaga Transparan Impor Minyak)
"Itu hanya dari crude saja, belum dari produk. Bisa dibayangkan sebenarnya yang berat di posisi saya itu bukan pada teknisnya tetapi lebih kepada tanggung jawabnya itu," ujarnya dalam Workshop Pertamina ISC, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2016).
(Baca Juga: Pertamina Bidik Penghematan Rp1,3 Triliun lewat ISC Tahun Ini)
Dia menambahkan total volume minyak mentah yang dikelola ISC selama tahun lalu sebesar 280 juta barel dengan nilai Rp193,05 triliun. Sehingga dalam sebulan aliran dana yang keluar dan masuk ke ISC dari minyak mentah sebesar Rp16,1 triliun dan dalam sehari sekitar Rp500 miliar.
Pertamina, lanjut dia melalui lima program strategis memberikan kesempatan yang sama dan adil untuk semua peserta pengadaan, penerapan proses evaluasi penawaran yang transparan dan mengurangi biaya dengan menerapkan pembayaran telegraphic transfer (TT).
"Pada tahun lalu, ISC melakukan transformasi melalui lima program strategis, yaitu memotong perantara dari rantai suplai, peningkatan pemanfaatan dan fleksibilitas dari armada laut," pungkasnya.
(Baca Juga: Rentan Rugikan Ratusan Miliar, ISC Jaga Transparan Impor Minyak)
(akr)
Lihat Juga :