BKPM: Aksi Boikot Israel Tak Berdampak pada Investasi
Rabu, 16 Maret 2016 - 01:13 WIB
BKPM: Aksi Boikot Israel Tak Berdampak pada Investasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memastikan aksi boikot terhadap produk dan kebijakan Israel yang diserukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Konferensi Islam (OKI) pekan lalu, tidak akan memengaruhi iklim investasi di Indonesia. Terlebih, investasi yang masuk ke Indonesia berasal dari negara lain.
Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, dirinya tidak melihat aksi boikot Israel sebagai gangguan terhadap investasi. Sebab, seruan boikot tersebut lebih kepada imbauan. (Baca: Indonesia Terancam Tak Bisa Ekspor ke Israel)
"Saya enggak melihat itu sebagai impact (terhadap investasi) ya. Karena itu sebagai sifatnya lebih ke imbauan," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/3/2016).
Apalagi, lanjut dia, sejauh ini investasi yang masuk ke Tanah Air lebih banyak dari negara lain. "Meskipun kita tahu bahwa bisa saja investasi dimiliki oleh negara tertentu tetapi dari negara lain. Kita kan kebetulan enggak melihat itu sebagai barrier ya, kalau 20 besar (investasi Israel di Indonesia) sih enggak masuk," tandasnya.
Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, dirinya tidak melihat aksi boikot Israel sebagai gangguan terhadap investasi. Sebab, seruan boikot tersebut lebih kepada imbauan. (Baca: Indonesia Terancam Tak Bisa Ekspor ke Israel)
"Saya enggak melihat itu sebagai impact (terhadap investasi) ya. Karena itu sebagai sifatnya lebih ke imbauan," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/3/2016).
Apalagi, lanjut dia, sejauh ini investasi yang masuk ke Tanah Air lebih banyak dari negara lain. "Meskipun kita tahu bahwa bisa saja investasi dimiliki oleh negara tertentu tetapi dari negara lain. Kita kan kebetulan enggak melihat itu sebagai barrier ya, kalau 20 besar (investasi Israel di Indonesia) sih enggak masuk," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :