Pasar Properti Masih Stagnan

Jum'at, 18 Maret 2016 - 00:37 WIB
Pasar Properti Masih...
Pasar Properti Masih Stagnan
A A A
JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) melaporkan pasar properti di Jawa Tengah pada triwulan I 2016 masih stagnan. Meski ada kenaikan namun belum signifikan.

Wakil Ketua REI Jateng Bidang Tata Ruang, Joko Santoso mengatakan, tren penjualan perumahan di awal tahun biasanya mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Hanya untuk awal tahun ini pertumbuhannya belum cukup signifikan.

Dia mengaku, meski ada pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, namun belum sesuai dengan target capaian dari para pengembang.”Pencapaiannya belum sesuai dengan target yang diharapkan, tetapi sudah ada perbaikan,” ujarnya, di sela-sela pembukaan pameran REI Expo di Mal Ciputra, Semarang, Kamis (17/3/2016).

Menurutnya, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik membuat bisnis properti di Jateng belum begitu menggairahkan. Di sisi lain, upaya BI melakukan penurunan BI rate juga belum memberikan dampak terhadap penurunan suku bunga KPR.

Dia berharap, sesuai dengan anjuran dari pemerintah yang menginginkan suku bunga satu digit, kalangan perbankan bisa melakukan penyesuaian. “Suku bunga KPR jelas memberikan dampak terhadap penjualan rumah, karena selama ini 90% konsumen properti adalah kredit,” terangnya.

Joko mengatakan, realisasi pembangunan rumah sejahtera tapak di Jawa Tengah sepanjang 2015 lalu sebanyak 3.683 unit. Angka tersebut jauh dari yang ditargetkan yakni 10.384 unit. “Tahun ini target kita naik 15-20% dari realisasi tahun lalu,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan pameran REI Expo akan berlangsung mulai 17 Maret sampai 28 Maret mendatang. Panitia Pameran Juremi mengatakan, untuk pameran kali ini diikuti oleh 18 developer termasuk dua pengembang apartemen.

“Untuk pameran kali ini pengembang yang ikut adalah pengembang perumahan kategori rumah menengah ke atas, dengan harga di atas Rp300 juta per unit. Tidak seperti biasanya kita juga tidak ada stan pendukung, murni semua pengembang perumahan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, selama 12 hari pameran, pihaknya menargetkan penjualan 75 unit rumah. “Melihat kondisi pasar yang belum sepenuhnya membaik, kita tidak ingin mematok target penjualan terlalu tinggi,” pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Geliatkan Industri,...
Geliatkan Industri, 1.000 Properti Akan Diluncurkan Serentak di 23 Kota se-Indonesia
Perkuat Modal Ekspansi...
Perkuat Modal Ekspansi Properti, Graha Agung Kencana Gandeng Salvatore Financial
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
23 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
39 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved