Menteri ESDM Anggap Wajar Shell-Inpex PHK Karyawan

Jum'at, 18 Maret 2016 - 14:19 WIB
Menteri ESDM Anggap...
Menteri ESDM Anggap Wajar Shell-Inpex PHK Karyawan
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menganggap wajar dengan langkah Inpex Corporation dan Shell Indonesia yang melakukan pemangkasan (downsizing) jumlah karyawan dan personilnya di Blok Masela, Maluku seiring dengan belum diputuskannya skema pengembangan kilang di Blok migas tersebut. Inpex sendiri berencana melakukan downsizing sebesar 40% karyawan.

(Baca Juga: Dua Menteri Ribut Blok Masela, 65% Karyawan Inpex Terancam PHK)

Dia menambahkan Inpex dan Shell memiliki ratusan karyawan yang disiapkan untuk mempercepat pengerjaan proyek Lapangan abadi tersebut. ‎Sehingga dia menilai masuk akal jika dua existing investor tersebut melakukan penyesuaian karyawan lantaran tidak ada pekerjaan yang dapat dilakukan.

"‎Mereka ini kan punya beberapa ratus karyawan yang disiapkan untuk ini (Blok Masela), berarti saya kira masuk akal kalau kemudian sudah berbulan-bulan tidak ada pekerjaan yang cukup jadi mereka memutuskan melakukan penyesuaian," katanya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Mantan Bos PT Pindad (Persero) ini menuturkan, pada dasarnya pemerintah terus ingin menjaga iklim investasi yang ada di Indonesia. Dia juga meyakinkan para pemilik Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)‎, termasuk Inpex dan Shell bahwa setiap masalah akan ada penyelesaiannya.

"‎Secara individual saya bicara dengan semua potensial investor dengan KKKS untuk meyakinkan bahwa setiap masalah punya cara penyelesaian masing-masing. Jadi tidak bisa disamaratakan prosesnya. Saya optimis bahwa dalam keadaan sulit seperti ini tetap saja ada jalan dan mudah-mudahan tidak terulang‎," imbuh dia.

(Baca Juga: Blok Masela Ricuh, Tim Rizal Ramli Pede Shell-Inpex Tak Kabur)

Sementara terkait keputusan mengenai revisi Plan of Development (PoD) 1 yang diajukan existing operator Masela tersebut, Sudirman secara diplomatis menjawab bahwa dirinya akan menunggu kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jawabannya tentang Masela sama yaitu Presiden udah mendengar seluruh pertimbangan, dan pasti saya juga meminta masukan dari banyak pihak. Jadi kita menunggu kebijakan bapak Presiden," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
6 menit yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
1 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
2 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
6 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
6 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved