Subsidi Listrik 900 VA Bakal Dicabut, Ini Kata Menteri ESDM

Jum'at, 18 Maret 2016 - 16:12 WIB
Subsidi Listrik 900...
Subsidi Listrik 900 VA Bakal Dicabut, Ini Kata Menteri ESDM
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) akan mencabut subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga yang menggunakan listrik berdaya 900 voltampere (VA). Setidaknya terdapat 18 juta pelanggan listrik 900VA yang akan dicabut subsidinya, lantaran menurut data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) jumlah masyarakat miskin hanya 4,1 juta jiwa sementara pelanggan listrik 900VA berjumlah 22 juta pelanggan.

(Baca Juga: ESDM-PLN Didesak Benahi Data Penerima Subsidi Listrik)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengakui, sebagian masyarakat di Tanah Air memang masih menghadapi kondisi yang berat atau berada di bawah garis kemiskinan. Namun, pembangunan yang ada saat ini juga membuat masyarakat kelas menengah semakin banyak.

‎"Subsidi yang digeser itu subsidi yang tidak tepat sasaran. Kita tahu semua yang pake 900 itu, bahkan yang pake 450 punya kontrakan 10 biji. Kemudian itu dijadikan sebagai fasilitas. Makanya subsidi yang digeser itu subsidi yangg tidak tepat sasaran," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Mantan Bos PT Pindad (Persero) ini memastikan, subsidi akan tetap diberikan kepada masyarakat yang memang berhak mendapatkan. Pemerintah bersama PLN pun kini juga telah menyisir data pelanggan listrik agar subsidi benar-benar tepat sasaran. "‎Jadi itu policy-nya. Anda juga memberitakan kalau kita sedang menyisir data, supaya datanya tunggal mengenai siapa yang berhak dapatkan subsidi," tandasnya.

‎Sebagai informasi, PLN telah menyelesaikan pendataan sejak 18 Januari 2016 hingga 14 Maret 2016 dalam rangka penyaluran subsidi tepat sasaran. Dari hasil pendataan yang telah dilakukan, ada 22 juta pelanggan 900VA. Namun berdasarkan data TNP2K, jumlah masyarakat miskin hanya 4,1 juta rumah tangga. Artinya, terdapat kurang lebih 18 juta pelanggan yang masuk kategori pelanggan rumah tangga yang harus dicabut subsidinya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Penggunaan Kompor Listrik...
Penggunaan Kompor Listrik Dinilai hanya Pindahkan Beban dari Hilir ke Hulu
Ternyata Tak cuma Masyarakat...
Ternyata Tak cuma Masyarakat Biasa, Kelompok Bisnis pun Dapat Subsidi Listrik
Pelanggan Listrik 1.300...
Pelanggan Listrik 1.300 VA Tengah Disiapkan Skenario Pemberian Insentif
Terdampak Covid-19,...
Terdampak Covid-19, Pemerintah Diminta Beri Insentif Pelanggan 1.300 VA
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved