Sasar Pajak Kartu Kredit, Perbankan Pertanyakan Kesiapan DJP

Kamis, 31 Maret 2016 - 23:03 WIB
Sasar Pajak Kartu Kredit,...
Sasar Pajak Kartu Kredit, Perbankan Pertanyakan Kesiapan DJP
A A A
JAKARTA - Kalangan perbankan siap mengikuti aturan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mewajibkan bank dan lembaga penyelenggara kartu kredit melaporkan datanya kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Namun, mereka mempertanyakan kesiapan DJP dalam infrastruktur dan penerapan pemungutan pajak, mengingat data yang dikumpulkan sangat besar.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Hari Siaga mengemukakan, jika sebanyak 23 bank akan melakukan pelaporan data transaksi kartu kredit nasabah dipastikan jumlahnya banyak.

"Ini bicaranya masalah kendala infrastruktur, kalau semua perbankan, 23 bank laporkan transaksi kartu kredit. Kalau semua transaksi dilaporkan, memuat data sangat besar," ujarnya, saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Dia mengatakan, kesiapan infrastruktur teknik dari Ditjen Pajak inilah yang sedang menjadi bahan pembicaraan utama sebelum direalisasikan.

"Sebetulnya jadi pembicaraan utamanya. Apakah dari sisi infrastruktur, sarana infrastruktur IT dari sisi pajaknya sudah siap atau belum?" katanya.

Selain itu, lanjut Hari, kesiapan tidak hanya dari sisi DJP, tapi juga perbankan sehingga penerapan Peraturan Menteri Keuangan tersebut akan lancar pada Mei mendatang.

"Sebetulnya kalau bicara kesiapan, saya kira semua pihak mempersiapkan diri, kesiapan tak hanya satu sisi perbankan atau kantor pajak. Dua-duanya siap, tak bisa bicara satu sisi," pungkasnya. .

Seperti diketahui, kewajiban pelaporan data kartu kredit tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.03/2016 tentang Perubahan Kelima atas PMK Nomor 16/PMK.03/2013 tentang Rincian Jenis Data dan Informasi Serta Tata Cara Penyampaian Data dan Informasi yang Berkaitan dengan Perpajakan.

Dalam beleid yang terbit pada 22 Maret 2016, bank dan lembaga penyelenggara kartu kredit wajib melaporkan data transaksi nasabah kartu kredit, yang paling sedikit memuat nama bank, nomor rekening kartu kredit, ID merchant, nama merchant, nama pemilik kartu, dan alamat pemilik kartu kredit.

Selain itu, data yang wajib dilaporkan juga mencakup Nomor Induk Kependudukan (NIK)/nomor paspor pemilik kartu, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pemilik kartu, bulan tagihan, tanggal transaksi, rincian transaksi, nilai transaksi, dan pagu kredit. Data tersebut dilaporkan paling lambat 31 Mei 2016 dengan cara online ataupun langsung secara konvensional.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wajib Pajak Diminta...
Wajib Pajak Diminta Dapat Fasilitas Lebih Baik dari Pengguna Kartu Kredit
Ini 5 Cara Bijak Gunakan...
Ini 5 Cara Bijak Gunakan Kartu Kredit, Banyak Manfaatnya
Inilah 5 Tips Kartu...
Inilah 5 Tips Kartu Kredit Aman dari Penipuan Carding, Kenali dan Pahami
Kenali Bentuk Penipuan...
Kenali Bentuk Penipuan Kartu Kredit di Bisnis Online
Bunga Kartu Kredit Turun...
Bunga Kartu Kredit Turun 2% Per Mei, Ekonom: Harapannya Konsumsi Naik
Kemudahan untuk Pengguna...
Kemudahan untuk Pengguna Kartu Kredit, Bebas Biaya Admin hingga Rp9,2 Miliar
Berita Terkini
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
14 menit yang lalu
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
28 menit yang lalu
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
44 menit yang lalu
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
53 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
54 menit yang lalu
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
1 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved