Hanya Turun 3%, Jonan Bingung Kembalian Tarif Angkutan

Jum'at, 01 April 2016 - 01:11 WIB
Hanya Turun 3%, Jonan...
Hanya Turun 3%, Jonan Bingung Kembalian Tarif Angkutan
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menindaklanjuti penyesuaian tarif angkutan usai pemerintah mengumumkan penurunan tarif BBM premium dan solar. Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan, penurunan tarif berkisar 3%, namun formulasi atau implementasinya masih dirumuskan di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

"Kurang lebih 3% turunnya. Implementasi sudah kami bahas semalam. Mengenai besaran tarif kalau kisaran 3% itu taruhlah tarif Metromini Rp4.000 angkutan jarak dekat, kalau turun 3% berarti potongan Rp120. Nah kembaliannya ini kan susah. Ini yang kita cari formulasinya," ujarnya, usai Peluncuran Layanan Uji Tipe Kendaraan Bermotor Secara Online di kantor Kemenhub, Kamis (31/3/2016).

Sementara untuk tarif angkutan jarak jauh, kata Menteri Jonan, tidak ada masalah. Penerapannya bisa dilakukan cepat. "Kalau untuk jarak jauh, taruhlah yang tiketnya harga Rp50.000 kalau turun 3% kembaliannya masih ada duit kecil, taruhlah kembaian Rp1.500 atau Rp2.000 itu ngak masalah," ungkapnya.

Adapun, implementasi berupa surat pemberitahuan kepada pengemudi angkutan darat bisa dilakukan segera dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Selain sektor angkutan transportasi darat, Menteri Jonan juga akan menindaklanjuti sektor transportasi lain, seperti angkutan kapal penyeberangan, kereta api maupun kapal laut. "Secara umum untuk semua sektor transportasi penurunannya sekitar 3%. Tapi untuk angkutan udara, saya rasa tidak pengaruh, sebab pesawat itu tidak menggunakan bensin premium atau solar," bebernya.

Dia menambahkan, kementeriannya hanya mengurus angkutan darat di sektor angkutan antar kota antar propinsi atau AKAP. Sedangkan untuk angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) tarifnya diimplementasikan melalui keputusan Gubernur atau Wali kota.

"Hanya begini, untuk yang AKDP itu surat edaran kepada gubernur, nanti gubernur yang implementasi. Kalau dalam kota kepada bupati dan wali kota, bukan saya. saya hanya AKAP, penyeberangan, kapal laut dan kereta api yang ekonomi," jelas Jonan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Ignasius Jonan Resmi...
Ignasius Jonan Resmi Duduki Kursi Komisaris Unilever
Kampanye Angkutan Umum,...
Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Naik Teman Bus Berbayar...
Naik Teman Bus Berbayar Mulai 31 Oktober, Segini Tarifnya
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
41 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
5 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
8 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved