Pusat Logistik Berikat Dinilai Dongkrak Daya Saing Investasi

Senin, 04 April 2016 - 10:35 WIB
Pusat Logistik Berikat...
Pusat Logistik Berikat Dinilai Dongkrak Daya Saing Investasi
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai, pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia akan mampu mendongkrak daya saing investasi di Indonesia. ‎Saat ini, terdapat 11 PLB yang dibangun di beberapa wilayah di Tanah Air.

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, pembangunan PLB ini didasari tujuan untuk meningkatkan kinerja logistik Indonesia yang masih berada jauh di bawah Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Rata-rata waktu proses ekspor dan impor di Indonesia mencapai 3,5 hari, sementara di Singapura hanya dua hari dan Vietnam satu hari.

"Di Indonesia, proses tersebut membutuhkan biaya USD573. Sementara biaya di Singapura hanya setengahnya. Bahkan di Vietnam, biaya ini hanya 45% dari Indonesia," katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Selain itu, berdasarkan peringkat ease of doing business (EoDB) 2015 yang dirilis Bank Dunia, Indonesia masih berada di bawah beberapa negara ASEAN. Sebab itu, pembangunan PLB menjadi sangat krusial bagi daya saing Indonesia.

"Dengan PLB, pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat distribusi logistik nasional dan internasional yang murah dan efisien serta mendukung pertumbuhan industri dalam negeri," imbuh dia.

Menurutnya, keberadaan PLB ini tidak hanya memindahkan gudang penimbunan barang ekspor dan impor ke wilayah Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri. Namun, PLB ini juga sebagai hub logistik untuk kawasan Asia Pasifik.

PLB ini, tambah Franky, akan menguntungkan dan mempermudah beragam industri, tidak hanya industri skala besar, tetapi juga industri kecil dan menengah (IKM). "PLB diharapkan mampu menurunkan biaya logistik nasional, meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, sekaligus menggairahkan ekspor nasional," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangun Pusat Logistik...
Bangun Pusat Logistik Berikat, Barata Indonesia Investasi Rp3,5 Miliar
Menperin Sebut Kawasan...
Menperin Sebut Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Jadi Pintu Masuk Impor Ilegal
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Fasilitas Pusat Logistik...
Fasilitas Pusat Logistik Berikat Bantu PT Seo Heung Indoraya Tingkatkan Produktivitas
KAI Logistik Kembangkan...
KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi
Korea Hightech Indonesia...
Korea Hightech Indonesia Terima Izin Fasilitas Kawasan Berikat
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
13 jam yang lalu
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved