Pemerintah Klaim Punya Data Lebih Lengkap dari Panama Papers

Rabu, 06 April 2016 - 16:55 WIB
Pemerintah Klaim Punya...
Pemerintah Klaim Punya Data Lebih Lengkap dari Panama Papers
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengaku sudah melihat dokumen yang bertajuk 'panama papers' terkait sejumlah nama pesohor di Indonesia yang berhubungan dengan pajak dan menjadi klien mossack fonseca di Panama.

(Baca: Kenali Skandal Panama Papers lewat Analogi Celengan Babi)

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan, dari nama-nama warga negara Indonesia disebutkan terkonfirmasi kebenarannya telah melakukan aktivitas di mossack. "Data (panama papers) ini sudah ada sejak dua tahun lalu. Data pemerintah dibanding Panama Papers sebenarnya lebih lengkap," ungkapnya di Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Menurutnya, terungkapnya dokumen panama papers dianggap menguntungkan pemerintah. Pasalnya, sebelum dokumen itu terungkap ke publik, pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) telah lebih dulu mengusulkan tax amnesty atau pengampunan pajak.

"Karena itu, pemerintah berharap DPR melakukan pembahasan (tax amnesty) selesai masa sidang ini atau paling lama selesai masa sidang berikutnya. Harapannya Juni sudah selesai," pungkas Pramono. (Baca: Data Panama Papers Bocor, DPR Sebut RI Butuh Tax Amnesty)

Seperti diketahui, baru-baru ini muncul hasil investigasi dari International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) yang terdiri dari ratusan jurnalis di seluruh dunia.‎ ICIJ berhasil membongkar dokumen kekayaan tersembunyi dari para pemimpin dunia yang terindikasi mengemplang pajak dan pencucian uang.

Politisi dan selebriti terungkap dalam bocoran jutaan dokumen investasi luar negeri dari Panama dan nama-nama besar bermunculan. Investigasi tersebut membocorkan dokumen milik firma hukum luar negeri Mossack Fonseca yang berbasis di Panama.

Kekayaan tersembunyi dari para pemimpin dunia, politisi dan selebriti terungkap dalam bocoran jutaan dokumen investasi luar negeri dari Panama.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Fantastis! Gara-gara...
Fantastis! Gara-gara Laporan Pajak, 2 Pengusaha Yogyakarta Didenda Rp100 Miliar
15 Negara Surga Pajak...
15 Negara Surga Pajak Teratas di Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Anggota DPR Ini Beberkan...
Anggota DPR Ini Beberkan Modus Perusahaan Hindari Pajak
Waduh, Sri Mulyani Lihat...
Waduh, Sri Mulyani Lihat Masih Ada Celah Penggelapan Pajak di Indonesia
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
18 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved