Anggota DPR Ini Beberkan Modus Perusahaan Hindari Pajak

Selasa, 28 September 2021 - 15:34 WIB
loading...
Anggota DPR Ini Beberkan...
DPR mendukung pemerintah untuk menelusuri perusahaan-perusahaan yang menghindari pajak. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam mengatakan, di situasi pandemi saat ini banyak perusahaan yang memanfaatkan momentum untuk menghindari kewajiban pajak . Menurutnya, banyak perusahaan besar yang sebenarnya untung, tapi mengaku rugi agar mendapatkan relaksasi pajak.

"Kami mendukung pemerintah untuk melawan perusahaan yang melakukan penghindaran pajak ataupun penggelapan pajak, antara lain dengan mengadakan standar umum yang bisa diterapkan pemerintah dan diatur oleh undang-undang," ujar Ecky dalam konferensi pers, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Pajak Kendaraan Tertinggi di Dunia, Ini Daftar Negara Paling Sulit Beli Mobil Baru

Menurut Ecky, ada ribuan perusaah di Indonesia, termasuk perusahaan asing, yang sudah beroperasi bertahun-tahun namun tidak membayar pajak dengan alasan mengalami kerugian. "Jangan sampai ada perusahaan asing yang dia beroperasi bertahun-tahun tapi dia mengaku rugi, tapi tidak bangkrut-bangkrut. Karena di Indonesia ngaku rugi, tapi perusahaan di negaranya tetap untung," ujar Ecky.

Ecky juga mengatakan bahwa ada perusahaan Indonesia yang juga melakuakn transfer pricing. Di Indonesia berusaha dan beroperasi, tapi mengaku rugi. Namun, perusahan besar itu justru membangun perusahaan di negara lain untuk mencari pajak yang lebih rendah.

Baca Juga: Kesal Dimaki Usai Bersetubuh, Pemuda Musi Rawas Bunuh Ibu Muda Seksi di Kamar Mandi

"Di Indonesia tidak bayar pajak bertahun-tahun kemudian dengan anak perusahaannya dia buat usaha di negara lain, dengan harapan mendapat tarif yang lebih rendah," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap Alasan Purbaya...
Terungkap Alasan Purbaya Alergi Tax Amnesty: Sebut Berbahaya Bagi Pegawai Pajak
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Batas Restitusi Pajak...
Batas Restitusi Pajak Dipangkas, Purbaya Sempat Tombok Rp25 Triliun
Purbaya Bakal Copot...
Purbaya Bakal Copot 2 Pejabat Kemenkeu Gara-gara Ledakan Restitusi Pajak
Dorong Digitalisasi...
Dorong Digitalisasi Pajak: Permudah Kelola Potongan PPh Unifikasi secara Terintegrasi
Purbaya Ancam Bakal...
Purbaya Ancam Bakal Langsung Pecat Pegawai Kemenkeu yang Ngakalin Pajak
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Rekomendasi
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved