Pelindo IV Buka Direct Call ke Tiga Negara dari Papua Barat

Kamis, 07 April 2016 - 08:55 WIB
Pelindo IV Buka Direct...
Pelindo IV Buka Direct Call ke Tiga Negara dari Papua Barat
A A A
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam rencana pelayaran langsung (direct call) ekspor ke China, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang.

Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung mengatakan, melalui penandatanganan MoU antara Pemprov Papua Barat dan Kabupaten Manokwari ini disepakati langkah bersama dibidang ekonomi dan pengembangan pelabuhan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Barat melalui peningkatan ekspor berbagai komoditas andalan.

"Secara bertahap saya yakin setelah direct call Papua Barat kita akan dapat merealisasikan pelayaran langsung di Provinsi Papua dan Kalimantan, kuncinya adalah kerja keras dan komunikasi intensif dengan semua lini," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Dia juga menyampaikan, untuk dapat merealisasikan program direct call diperlukan dukungan semua pihak baik bea cukai, perindustrian perdagangan dan lainnya yang pada intinya adalah perlunya dilakukan deregulasi dan debirokratisasi prosedur ekspor.

Direct call di Makassar yang telah dilakukan lebih dahulu telah mampu meningkatkan indeks ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan secara nasional dan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha usaha mikro dan makro yang berorientasi ekspor.

"Selain membuka pelayaran langsung dari Papua Barat dan Makassar, dalam waktu dekat Pelindo IV akan melaksanakan program direct call juga di Provinsi Papua dan Kalimantan Timur serta Kalimantan Utara. Program tersebut rencananya akan diselesaikan dalam 1-2 bulan sesuai arahan Presiden dan Wakil Presiden," paparnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atururi menyatakan dibukanya simpul perdagangan ekspor langsung ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan menggairahkan pengusaha Papua Barat dalam rangka era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Karena dengan pengapalan langsung (direct call) ke negara tujuan dari papua barat akan memangkas waktu pengapalan sedikitnya 10 hari dan biaya logistik mencapai hampir USD600 hingga USD800," jelas dia.

Sebelumnya komoditas ekspor Papua Barat harus beberapa kali bongkar muat atau double handling di pelabuhan Surabaya, Jakarta dan transit di Singapura sebelum akhirnya mencapai tiga negara tujuan utama ekspor komoditinya yaitu China, Korea dan Jepang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komisaris Utama Pelindo...
Komisaris Utama Pelindo IV Apresiasi Kinerja Karyawan Atas Pencapaian di 2020
Triwulan Pertama 2021,...
Triwulan Pertama 2021, Laba Pelindo IV Meningkat 12,62%
Pelindo IV dan KSOP...
Pelindo IV dan KSOP Kelas I Sorong Teken MoU Pemanduan dan Penundaan Kapal
Sukriansyah S Latief...
Sukriansyah S Latief Didaulat Jadi Komisaris PT Pelindo IV
Kinerja Pelindo IV Tetap...
Kinerja Pelindo IV Tetap Produktif Meski Dihantam Pandemi Covid-19
Komisaris Utama Sebut...
Komisaris Utama Sebut Pelindo IV Titik Tumpu Pembangunan di Indonesia Timur
Berita Terkini
5 Data Ini Perlihatkan...
5 Data Ini Perlihatkan Bagaimana Tarif Impor Terbaru Trump Berdampak ke Ekonomi
52 menit yang lalu
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
1 jam yang lalu
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
1 jam yang lalu
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
1 jam yang lalu
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
2 jam yang lalu
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
2 jam yang lalu
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved