Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Semarang Nanti Dulu

Selasa, 12 April 2016 - 04:21 WIB
Harga BBM Turun, Tarif...
Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Semarang Nanti Dulu
A A A
SEMARANG - Organda Jateng belum bisa memastikan nominal atau jumlah penurunan tarif angkutan baik angkutan penumpang maupun barang, dari dampak penurunan harga BBM awal bulan.

Katua Seksi Pembinaan Organda Jateng, Deddy Sudiardi mengatakan penurunan tarif yang terjadi di beberapa daerah karena faktor tuntutan dari masyarakat dan kesadaran dari pelaku usaha itu sendiri.”Memang sudah sudah ada beberapa yang melakukan penurunan tarif, sekitar Rp500, tapi secara resmi kan masih tetap menunggu dari keputusan pemerintah,” katanya, Senin (11/4/2016).

Dia menyatakan, pihaknya masih menunggu realisasi dari wacana pemerintah yang akan menurunkan tarif sebesar 3%. “Dari hasil koordinasi, masalah penurunan BBM ini kemarin diwacanakan akan ada penurunan 3% untuk angkutan kelas ekonomi, ini karena domainnya pemerintah, maka organda menunggu, data resmi dan edaran resmi, dari kementerian perhubungan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk tarif angkutan barang, Deddy mengaku, untuk penurunannya akan menyesuaikan. Dia mengatakan, angkutan barang tidak diatur oleh pemerintah, namun serahkan kepada pasar. Artinya, berdasarkan kesepakatan dari pemilik barang dan penyedia jasa, namun tetap bersarkan panduan yang dikeluarkan pemerintah, agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat.

“Biasanya kalau angkutan penumpang turun angkutan barang akan ikut turun dan juga ada perhitungan kembali,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, Agus Harmunanto mengatakan sampai saat ini memang belum ada keputusan penurunan tarif angkutan umum.

Dia mengatakan, akan koordinasi terlebih dahulu dengan Organda untuk mengkaji ulang tarif angkutan pascapenurunan harga. ”BBM memang menjadi salah satu komponenen dalam penentuan tarif, tapi masih ada komponen lain, seperti spare part dan lainnya. Jadi tidak serta merta tarif bisa ikut turun karena itu perlu dilakukan evaluasi,” ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Oktober Capai...
Inflasi Oktober Capai 0,12%, Kenaikan Tarif Angkutan Ikut Andil
10 Kota dengan Tarif...
10 Kota dengan Tarif Taksi Paling Mahal di Dunia, Nomor Satu Rp85.200 per Km
Jika Premium Dihapus,...
Jika Premium Dihapus, Tarif Angkutan Umum Bakal Naik
Siap-siap, Menhub Akan...
Siap-siap, Menhub Akan Naikkan Tarif Angkutan Umum
Wacana Tarif Berdasarkan...
Wacana Tarif Berdasarkan Status Ekonomi Penumpang, Transjakarta: Ongkos Masih Rp3.500 per Penumpang
Naik Teman Bus Berbayar...
Naik Teman Bus Berbayar Mulai 31 Oktober, Segini Tarifnya
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved