Penuhi Capex, Adhi Karya Cari Pendanaan Rp770 Miliar

Selasa, 12 April 2016 - 18:22 WIB
Penuhi Capex, Adhi Karya...
Penuhi Capex, Adhi Karya Cari Pendanaan Rp770 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tahun ini berencana mencari pendanaan sebesar Rp770 miliar yang akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp1,1 triliun.

Direktur Keuangan Adhi Karya Harris Gunawan mengatakan, perseroan terus menggarap pembangunan infrastruktur di Indonesia. Anggaran tersebut diambil dari belanja modal tahun ini sebanyak Rp1,1 triliun.

Lebih lanjut dia menjelaskan, capex untuk pembangunan infrastruktur dibagi atas pendanaan internal sebesar 30%. Sementara, sisanya sekitar 70% atau senilai Rp770 miliar mengambil kredit dari perbankan.

"Kami akan mengambil fasilitas pinjaman perbankan sekitar 70% atau kurang lebih Rp770 miliar," kata Harris kepada sejumlah media di Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Emiten konstruksi pelat merah tersebut, pada pekan ini akan melakukan peminjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Adhi rencanannya akan mengantongi Rp500 miliar. "Minggu ini kami akan melakukan penandatangan fasilitas pinjaman dari Bank BRI sebesar Rp500 miliar," paparnya.

Menurut Harris, perseroan telah mengantongi fasilitas pinjaman perbankan sebesar Rp4,5 triliun hingga kuartal I/2016. Di antaranya berasal dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Eximbank dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

"Hingga akhir kuartal I/2016 kami sudah memperoleh pinjaman Rp4,5 triliun, khusus dari Bank Jabar Baten kami memperoleh Rp500 miliar dan Eximbank sekitar Rp1 triliun," ujar dia.

Tahun ini, ADHI membutuhkan cash loan (pinjaman tunai) sebesar Rp5 triliun sebagai modal kerja untuk menggarap Rp25 triliun order book. Perseroan juga tidak terlalu gencar berekspansi tahun ini karena akan lebih fokus ke proyek LRT. Hingga akhir kuartal I/2016, ADHI telah mengantongi kontrak baru Rp2,3 triliun atau 9,1% dari target tahun ini sebesar Rp25,1 triliun.

"ADHI tahun ini belum memiliki rencana menerbitkan obligasi. Dalam road map kita belum ada obligasi, tahun depan baru terbitlkan obligasi atau MTN," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Optimalkan Limbah...
PLN Optimalkan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Infrastruktur di Kalsel
Adhi Karya Cetak Laba...
Adhi Karya Cetak Laba Rp665,04 Miliar di 2019
Adhi Karya Kejar Target...
Adhi Karya Kejar Target Kontrak Baru Rp23 Triliun di 2022
Adhi Karya Sudah Terima...
Adhi Karya Sudah Terima Rp13,3 Triliun untuk Proyek LRT Jabodebek
Adhi Karya Raup Laba...
Adhi Karya Raup Laba Rp 10,23 Miliar di Semester I 2022
Tumbuh 178%, Adhi Persada...
Tumbuh 178%, Adhi Persada Beton Kantongi Kontrak Baru Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
40 menit yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
57 menit yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
4 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
5 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
5 jam yang lalu
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved