Anggito Anggap Reserve Repo Lebih Efektif

Rabu, 20 April 2016 - 18:08 WIB
Anggito Anggap Reserve...
Anggito Anggap Reserve Repo Lebih Efektif
A A A
JAKARTA - Kepala Ekonom Bank Rakyat Indonesia, Anggito Abimanyu mengatakan, kebijakan Bank Indonesia yang akan menetapkan suku bunga Seven Days Reserve Repo akan lebih efektif. Karena pasar keuangan membutuhkan referensi untuk likuiditas jangka pendek, khususnya untuk tujuh hari.

Menurut Anggito dengan kerangka tersebut, transmisinya bisa lebih langsung karena tarif repo rate tujuh hari adalah yang dibutuhkan pasar.

"Jadi transmisinya bisa langsung, menjadi tarif yang digunakan untuk pinjaman atau simpanan ke Bank Indonesia," kata dia di Gedung DPR RI, Rabu (20/4/2016).

Kebijakan ini diharapkan juga dapat langsung dirasakan untuk suku bunga perbankan. Artinya, jika repo ratenya turun, maka suku bunga perbankan juga ikut turun.

(Baca: BI: Tidak Ada Perubahan Perilaku Perbankan Jelang Reserve Repo)

"Karena ini betul-betul mencerminkan kondisi likuiditas pasar. Jadi kalau naik ya dampaknya naik, kalau turun ya turun. Jadi memang itu akan jadi referensi yang transmisinya bisa langsung dirasakan masyarakat," katanya.

Tak hanya itu, Anggito juga memperkirakan, deposito dan kredit bisa berada di single digit asal inflasi bisa turun di bawah 4% dan ekspektasi inflasi bisa di dorong ke tingkat yang lebih rendah.

"Kita juga sudah siap dengan single digit. Sekarang sudah diturunkan. Cuma, dia mengikuti guidance BI dan dari inflasi. Kalau inflasi turun, diharapkan dia akan turun," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
39 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved