Petani Cengkih Buleleng Krisis Air, Ini Tindakan Sampoerna

Jum'at, 22 April 2016 - 03:26 WIB
Petani Cengkih Buleleng...
Petani Cengkih Buleleng Krisis Air, Ini Tindakan Sampoerna
A A A
SINGARAJA - Kebutuhan masyarakat akan air bersih adalah mutlak. Begitu pula masyarakat Buleleng di Bali, yang menggantungkan pencaharian dari sektor pertanian. Data Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah lahan kritis di utara Pulau Bali ini, mencapai lebih dari separuh luas lahan pertanian. Padahal 30% pemasukan 600 ribu warga Buleleng dari sektor pertanian.

Pentingnya air bersih ini membuat PT HM Sampoerna Tbk., terjun untuk membantu fasilitas sanitasi dan air bersih di Buleleng. Sekitar 13 ribu warga di Desa Selat, Kecamanat Sukasada dan di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng, kini dapat menikmatinya.

Air bersih disalurkan langsung dari sumber air ke rumah-rumah dan perkebunan warga yang mayoritas sebagai petani cengkih.

Secara simbolis, Manajer Tanggung Jawab Sosial Sampoerna, Taruli Aritonang menyerahkan fasilitas yang dibangun sejak November 2015 kepada Kepala Desa Gobleg, Komang Gede Kariawan, di Bale Tempek Desa Gobleg, Banjar, Kamis (21/4/2016).

Taruli mengatakan, program ini bertujuan untuk menyediakan akses air bersih bagi para warga di kedua desa, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun irigasi perkebunan cengkih. Perkebunan yang mendapatkan pengairan baik dapat meningkatkan kualitas hasil tanam dan nilai jual.

Dengan demikian, kesejahteraan warga pun meningkat. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya air bersih dan sanitasi yang baik.

Dalam kegiatan ini, Sampoerna bekerja sama dengan Yayasan IDEP Selaras Alam. Lembaga swadaya masyarakat berbasis di Bali yang salah satu fokusnya adalah manajemen lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Yayasan IDEP, Ade Andreawan mengatakan, program ini sejalan dengan visi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, yakni meningkatkan akses masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk di bidang sanitasi dan air bersih.

“Sampoerna dan IDEP Selaras Alam tidak hanya membangun dan menyerahkan fasilitas air bersih dan sanitasi, tetapi kami juga melatih warga Desa Gobleg untuk merawat dan mengelolanya dengan baik untuk kepentingan jangka panjang,” ujar Ade.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fasilitas HM Sampoerna...
Fasilitas HM Sampoerna di Malang Kantongi Sertifikat Pengelolaan Air Bersih
Peduli Corona, Sampoerna...
Peduli Corona, Sampoerna Donasi Mesin PCR Lengkap Siap Pakai
Bukti Peran Aktif Sampoerna...
Bukti Peran Aktif Sampoerna Memitigasi Pandemi dan Mengurangi Limbah
Peran Yayasan PSF dalam...
Peran Yayasan PSF dalam Meningkatkan Kualitas Anak-anak Indonesia
HM Sampoerna Bagi Dividen...
HM Sampoerna Bagi Dividen Tunai Rp6,36 Triliun
Pulihkan Ekonomi, Sampoerna...
Pulihkan Ekonomi, Sampoerna Tekankan Pentingnya Kerja Sama Pemerintah-Swasta
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
51 menit yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
1 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved