Standar Halal Berbeda, Produk RI Sulit Masuk Timur Tengah

Jum'at, 22 April 2016 - 13:29 WIB
Standar Halal Berbeda,...
Standar Halal Berbeda, Produk RI Sulit Masuk Timur Tengah
A A A
DEPOK - Pemasaran produk dalam negeri ke wilayah Timur Tengah masih terkendala dengan berbagai aturan. Salah satunya terkait perbedaan standar halal yang diterapkan di Tanah Air dengan negara-negara Timur Tengah.

Ketua Komite Organisaasi Internasional Timur tengah dan OKI Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Irawati Hermawan menerangkan hal itu tengah menjadi fokus tahun ini agar produk Indonesia dapat diterima di pasar Timur Tengah. Salah satunya dengan mempelajari dan mengkaji berbagai indikator standar halal yang diterapkan Timur Tengah.

“Ada banyak hal standar halal, ini masih kami akan bahas lagi. Hal itu menyebabkan produk Indonesia sulit masuk ke Timur Tengah,” jelasnya yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia ini, Jumat (22/4/2016).

(Baca Juga: Indonesia-Timur Tengah Kembangkan Infrastruktur Mutu Produk Halal)

Dia menambahkan produk Asia yang justru lebih unggul dan diterima di Timur Tengah adalah produk negara tetangga Malaysia. Hal ini sangat disayangkan, padahal Indonesia negara muslim terbesar. “Malaysia lebih diterima, itu karena kita kurang advokasi,” tuturnya.

Karena itu, di menerangkan pihaknya fokus meningkatkan perdagangan Indonesia di kancah internasional salah satunya dengan fokus melengkapi syarat standar halal agar produk Indonesia dapat masuk di pasar Timur Tengah. Selama ini produk yang biasa dipasarkan disana adalah dalam bidang manufaktur, minyak dan gas.

“Ini mau kita diskusikan, kami ingin kembangkan terus oil dan gas disana,” tutup Irawati.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Potensi Produk...
Manfaatkan Potensi Produk Halal untuk Bangun Ekosistem Industri
2024 Thailand Halal...
2024 Thailand Halal Product Business Matching: Jembatan Pasar Halal Indonesia dan Thailand
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Produk Halal Indonesia...
Produk Halal Indonesia Makin Dikenal dan Diminati Dunia
Bisakah RI Merajai Pasar...
Bisakah RI Merajai Pasar Produk Halal Global? Ketika Warganya Doyan Impor
Masih Punya PR, Produk...
Masih Punya PR, Produk Halal Indonesia Kalah Saing dari Negara Lain
Berita Terkini
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
20 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
38 menit yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
56 menit yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
1 jam yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
1 jam yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
2 jam yang lalu
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved