Jokowi Desak Perlakuan Adil Eropa terhadap CPO RI

Jum'at, 22 April 2016 - 14:21 WIB
Jokowi Desak Perlakuan...
Jokowi Desak Perlakuan Adil Eropa terhadap CPO RI
A A A
BRUSSELS - Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Trikasih Lembong menerangkan perlakuan Eropa atas CPO Indonesia juga menjadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan Presiden Parlemen Uni Eropa Martin Schulz. Menurutnya Presiden khawatir atas diskriminasi dan kampanye hitam kepada CPO Indonesia.

"Presiden Joko Widodo meminta perlakuan non diskriminasi pada CPO Indonesia. Presiden Jokowi mengatakan isu "sustainability" merupakan prioritas bagi Indonesia," tegas pria yang disapa Tom Lembong itu dalam keterangan resminya, Jumat (22/4/2016).

(Baca Juga: Surati Prancis, Lembong Sebut Kenaikan Pajak CPO Langgar WTO)

Seperti diketahui pemerintah tengah berupaya melayangkan protes ada kebijakan pemerintah dan Parlemen Prancis terkait rencana memberlakukan pajak (tax) minyak kelapa sawit mulai 2017 yang dinaikkan secara progresif. Dia juga menerangkan Scoping paper Indonesian-EU CEPA sebagai dokumen rujukan bersama kedua pihak agar ada ekspektasi dan persepsi yang sama dalam membentuk kerjasama CEPA.

Diharapkan sebagai kerjasama yang modern, IEU CEPAtidak hanya mencakup area yang selama ini selalu menjadi bagian dari kerjasama FTA atau CEPA seperti akses pasar fasilitasi dan kerjasama peningkatan kapasitas untuk perdagangan barang-jasa ataupun investasi, tapi juga hal-hal lain seperti e-commerce, trade and sustainable development, penegakan HKI dan aspek lainnya.

"Dengan adanya CEPA ini Indonesia sangat berpeluang untuk memperjuangkan kepentingan nasional di pasar global khususnya Eropa Meskipun Scoping Paper IEU CEPA ini bersifat non-binding, non legal document namun memiliki fungsi yang strategis bagi proses perundingan dan bagi pembahasan substansi kedepan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Breaking News, CPO Termasuk...
Breaking News, CPO Termasuk Komoditas yang Dilarang Ekspor
Harga CPO Tertinggi...
Harga CPO Tertinggi di Tahun 2021
Menakar Efektivitas...
Menakar Efektivitas Larangan Ekspor CPO dan Minyak Goreng
Harga CPO Kian Melorot...
Harga CPO Kian Melorot 6 Persen Lebih, Ternyata Ini Sebabnya
Harga CPO Merosot 11,70...
Harga CPO Merosot 11,70 Persen Pekan Lalu, Bagaimana Nasib Minggu Ini?
Harga CPO Diprediksi...
Harga CPO Diprediksi Terangkat pada 2026, Begini Penjelasannya
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
5 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
5 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
6 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
6 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
6 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved