Bunga Kredit Perbankan Turun Perlahan Ikuti BI Rate

Jum'at, 22 April 2016 - 21:15 WIB
Bunga Kredit Perbankan...
Bunga Kredit Perbankan Turun Perlahan Ikuti BI Rate
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo melihat pihak perbankan masih berada pada masa transisi terhadap penurunan suku bunga acuan (BI Rate) yang sejak awal tahun tercatat turun hingga 75 basist point (BPS). Mneurutnya penurunan bunga kredit perbankan masih kecil, sedangkan BI rate dan Giro Wajib Minimum (GWM) sudah turun cukup tajam.

"Perbankan kita lihat masih menyesuaikan. Sebetulnya, kalau dilihat penyesuaian kredit, suku bunga kredit kan sudah ada 13 bps. Tapi kalau dana pihak ketiga sudah ada 37 bps, tentu ini adalah satu transisi yang sedang dijalankan oleh perbankan," jelad dia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Namun, lanjut dia jika nanti BI sudah efektif merubah BI rate menjadi BI 7-days Reverse Repo Rate, pihaknya yakin transmisi dari kebijakan yang diambil akan lebih efektif. "Itu akan lebih cepat sampai ke pasar. Ini fokus BI selama beberapa bulan ke depan," tandasnya.

Sebagai informasi BI mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate pada April 2016 di level 6,75% dari bulan sebelumnya. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan April ini juga menetapkan lending facility tetap bertahan di level 7,25% dan suku bunga deposit facility sebesar 4,75%.

BI rate tersebut setara dengan suku bunga operasi moneter 12 bulan. Sementara untuk suku bunga BI 7 days Revers Repurchase Agreement (Repo) yang menjadi acuan baru BI berada pada level 5,5%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved