Total E&P Buka Seluruh Data Blok Mahakam ke Pertamina
Senin, 25 April 2016 - 18:02 WIB
Total E&P Buka Seluruh Data Blok Mahakam ke Pertamina
A
A
A
JAKARTA - Vice President Of Human Resources Communication & General Service PT Total E&P Indonesie Arividya Noviyanto menegaskan, pihaknya sudah membuka seluruh data yang ada di Blok Mahakam kepada PT Pertamina (Persero) guna proses transfer agreement.
Menurutnya, data yang ada akan ditransfer ke Pertamina karena pada nantinya Blok Mahakam akan beralih ke perusahaan pelat merah tersebut sebagai pemilik saham mayoritas.
(Baca: ESDM Ultimatum Total E&P Soal Blok Mahakam)
"Seluruh data sudah dibuka ke Pertamina mengenai data-data apa saja yang ditransfer tapi selain itu pengetahuannya juga apa yang tersimpan di dalamnya kita share," ujarnya di Jakarta, Senin (25/4/2016).
Novi menjelaskan, seluruh karyawan yang sebelumnya bekerja untuk Blok Mahakam akan dipindahkan ke kepengurusan yang baru serta ada data yang masih didiskusikan. "Human resources, manusianya, Pertamina dan Total, semua karyawan Mahakam pindah ke Mahakam berikutnya dan data subservice kita diskusikan, Mahakam rumit dan kompleks prosesnya tidak sederhana," kata dia.
Sementara, Total dan Inpex masih butuh waktu untuk memutuskan apakah akan ikut kembali mengelola Blok Mahakam atau tidak. "Kita masih perlu waktu, studi lagi putuskan kita join atau tidak. Inpex dan Total akan diskusi dua-duanya lagi studi, sampai saat ini pemerintah belum berikan deadline," imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengemukakan, saat ini Total E&P Indonesie belum mengambil keputusan terkait porsi saham yang ditawarkan kepadanya di Blok Mahakam, Kalimantan Timur.
Total masih akan mengkaji penawaran saham yang diajukan PT Pertamina (Persero) pasca berakhirnya kontrak pada akhir 2017. Selepas berakhirnya kontrak, Blok Mahakam akan jatuh ke tangan Pertamina selaku pemegang saham mayoritas.
Pertamina memberikan penawaran kepada Total dan Inpex Corporation jika masih ingin bergabung di Blok Mahakam, maka porsi saham yang diberikan sebesar 30% untuk kedua perusahaan tersebut. Artinya, masing-masing akan mendapat porsi saham 15% di Blok Mahakam.
Baca Juga:
Total E&P Masih Belum Putuskan Porsi Blok Mahakam
Pertamina Tegaskan Siap Kelola Blok Mahakam Tanpa Total
Total E&P Galau Cuma Dapat 15% Saham di Blok Mahakam
Menurutnya, data yang ada akan ditransfer ke Pertamina karena pada nantinya Blok Mahakam akan beralih ke perusahaan pelat merah tersebut sebagai pemilik saham mayoritas.
(Baca: ESDM Ultimatum Total E&P Soal Blok Mahakam)
"Seluruh data sudah dibuka ke Pertamina mengenai data-data apa saja yang ditransfer tapi selain itu pengetahuannya juga apa yang tersimpan di dalamnya kita share," ujarnya di Jakarta, Senin (25/4/2016).
Novi menjelaskan, seluruh karyawan yang sebelumnya bekerja untuk Blok Mahakam akan dipindahkan ke kepengurusan yang baru serta ada data yang masih didiskusikan. "Human resources, manusianya, Pertamina dan Total, semua karyawan Mahakam pindah ke Mahakam berikutnya dan data subservice kita diskusikan, Mahakam rumit dan kompleks prosesnya tidak sederhana," kata dia.
Sementara, Total dan Inpex masih butuh waktu untuk memutuskan apakah akan ikut kembali mengelola Blok Mahakam atau tidak. "Kita masih perlu waktu, studi lagi putuskan kita join atau tidak. Inpex dan Total akan diskusi dua-duanya lagi studi, sampai saat ini pemerintah belum berikan deadline," imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengemukakan, saat ini Total E&P Indonesie belum mengambil keputusan terkait porsi saham yang ditawarkan kepadanya di Blok Mahakam, Kalimantan Timur.
Total masih akan mengkaji penawaran saham yang diajukan PT Pertamina (Persero) pasca berakhirnya kontrak pada akhir 2017. Selepas berakhirnya kontrak, Blok Mahakam akan jatuh ke tangan Pertamina selaku pemegang saham mayoritas.
Pertamina memberikan penawaran kepada Total dan Inpex Corporation jika masih ingin bergabung di Blok Mahakam, maka porsi saham yang diberikan sebesar 30% untuk kedua perusahaan tersebut. Artinya, masing-masing akan mendapat porsi saham 15% di Blok Mahakam.
Baca Juga:
Total E&P Masih Belum Putuskan Porsi Blok Mahakam
Pertamina Tegaskan Siap Kelola Blok Mahakam Tanpa Total
Total E&P Galau Cuma Dapat 15% Saham di Blok Mahakam
(izz)
Lihat Juga :