Kasus Halim, WIKA Minta China Railway Ganti Sub Kontraktor

Kamis, 28 April 2016 - 18:08 WIB
Kasus Halim, WIKA Minta...
Kasus Halim, WIKA Minta China Railway Ganti Sub Kontraktor
A A A
JAKARTA - PT Wijaya Karya Tbk., (WIKA) meminta China Railway International Co. Ltd mengganti PT Geo Central Mining (PT GCM) selaku sub kontraktor. Menyusul adanya kasus penangkapan tujuh pekerja proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

"Kami cari sub kontraktor yang lain saja deh, bikin repot. Kami tuntut kerja cepat tapi bikin opini publik enggak bagus,” ujar Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo di Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Bintang menjelaskan, Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sudah menghadap Lanud dan menjelaskan yang terjadi. Karena belum ada penandatangan kontrak.

"Mengenai itu (dari KCIC), dirutnya sudah menghadap ke Lanud jelaskan semuanya. Tapi saya kasih tahu, kami sebenarnya belum ada kontrak sama mereka (Lanud).

(Baca: Pekerja Asal China Ditangkap TNI Saat Lakukan Pengeboran)

Menurutnya, Geo Central Mining jadi pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian tersebut. Alasannya, WIKA sudah menegaskan belum bisa sentuh daerah Halim.

"Itu ada tanggung jawab di bawah perusahaan yang nantinya partner joint venture dengan kami tapi karena dia sudah dikasih tahu, yang kami belum bisa sentuh di daerah Halim," pungkasnya.

Sekedar informasi, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), konsorsium gabungan antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia dan China Railway International Co. Ltd. mendapat mandat untuk membangun dan melaksanakan proyek jasa kereta cepat Jakarta-Bandung.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
WIKA Keseret-seret Pembengkakan...
WIKA Keseret-seret Pembengkakan Biaya Pembangunan Kereta Cepat
Biaya Kereta Cepat Membengkak,...
Biaya Kereta Cepat Membengkak, Porsi Saham RI Akan Dikurangi?
Viral Atap Stasiun Kereta...
Viral Atap Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim Bocor Parah, PT KCIC Minta Wika Investigasi
Profil Singkat Jajaran...
Profil Singkat Jajaran Direksi PT KCIC
Ikut Ambil Bagian di...
Ikut Ambil Bagian di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Bagian Wika Beton
PT KCIC Ungkap Alasan...
PT KCIC Ungkap Alasan Penundaan Pembangunan Stasiun Walini
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
26 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
43 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
49 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
54 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
54 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved