Wall Street Berakhir Perkasa, Indeks S&P ke Level Tertinggi

Rabu, 11 Mei 2016 - 09:19 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Perkasa, Indeks S&P ke Level Tertinggi
A A A
JAKARTA - Indeks saham Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir perkasa ketika mayoritas saham menguat terdorong lompatan harga minyak mentah dunia. Sementara lonjakan saham Amazon.com telah mendorong indeks S&P 500 ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Dilansir Reuters, Rabu (11/5/2016) kenaikan bursa saham AS memberikan sinyal positif setelah sempat meredup sejak pertengahan April, sementara S&P 500 mengalami peningkatan hampir 2% sepanjang 2016. Pada perdagangan kemarin saham Amazon (AMZN.O) mencatat penguatan 3,43% menjadi USD703.07 untuk mencetak rekor baru.

Amazon memberikan dorongan terbesar kepada indeks S&P dan Nasdaq. 10 sektor pada indeks S&P mayoritas mencetak keuntuangan dan tujuh di antaranya nail lebih dari 1% dipimpin oleh peningkatan indeks energi sebesar 1,75%. Harga minyak mentah dunia juga bertambah 4% setelah pasokan di Kanada terganggu kabakaran hebat, untuk meredakan ketakutan kelebihan pasokan.

Indeks Dow Jones industrial average ditutup naik 1,26% untuk mengakhiri di level 17.928,35 dan indeks S&P 500 melonjak 1,25% ke posisi 2.084,39. Sedangkan komposit Nasdaq bertambah 1,26% ke level 4.809,88.

S&P 500 dan Dow Jones mencetak persentase terbesar dalam satu hari sejak 11 Maret dan Nasdaq mencatat keuntungan terbesar sejak 13 April. Ketika saham Amazon meroket, saham Walt Disney Co (DIS.N) justru membuat kecewa investor, lantaran jatuh 5%.

Pasar saham Internasional diyakni terbantu pendapatan positif Eropa dan kemajuan pembicaraan soal utang Yunani dan janji Jepang untuk melakukan intervensi kepada Yen. "Hari ini tiga digit terbesar, ini fantastis. Semua orang merasa yakin," ucap Chief Officer Longbow Asset Management, Jake Dollarhide.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
2 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
2 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
3 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
3 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
3 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved