BI dan IDB Tingkatkan Kualitas SDM Ekonomi Syariah

Jum'at, 13 Mei 2016 - 11:34 WIB
BI dan IDB Tingkatkan...
BI dan IDB Tingkatkan Kualitas SDM Ekonomi Syariah
A A A
JAKARTA - Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yang pesat membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tinggi dan terus meningkat, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Masih timpangnya permintaan dan penawaran SDM menjadi tantangan yang harus dihadapi semua pihak, baik akademisi, praktisi, regulator, dan lembaga multilateral.

Sebagai perwujudan komitmen untuk proaktif mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan Islam di Indonesia, Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Islamic Research and Training Institute-Islamic Development Bank (IRTI-IDB) menyelenggarakan Seminar "Pengembangan Sumber Daya Manusia (Human Capital Development)" hari ini.

Seminar yang mengangkat tema "Mencetak Sumber Daya Manusia yang Kompetitif bagi Pemberdayaan Ekonomi (Producing Competitive Human Capital for Economic Empowerment)" tersebut menghadirkan Deputi Gubernur Bank Indonesia Hendar sebagai keynote speaker.

Kegiatan ini salah satu rangkaian kegiatan dari Pertemuan Tahunan ke-41 IDB Group. Pada kesempatan tersebut, Hendar menyampaikan tiga hal yang perlu diadopsi dalam pengembangan SDM syariah.

"Pertama link and match. Pengajaran ekonomi syariah harus dapat menyediakan materi pengajaran yang relevan dengan tantangan terkini, agar siap bersaing dan dapat memenuhi kebutuhan pasar," ujar Hendar, Jumat (13/5/2016).

Kedua, program pengembangan berbasis teknologi. Saat ini adalah era teknologi digital. Di bidang teknologi keuangan, banyak start-up yang menyediakan jasa keuangan dengan biaya yang lebih murah dan persyaratan yang lebih mudah.

"Sebagian start-up juga mulai menggunakan keuangan syariah sebagai model bisnisnya. Menurut hemat Saya, lulusan ekonomi syariah perlu menguasai pengetahuan di bidang teknologi di level tertentu mengingat industri keuangan saat ini menggunakan teknologi secara masif," papar Hendar.

Terakhir adalah menetapkan platform yang kokoh untuk kerja sama antar institusi pendidikan baik secara global maupun domestik. Dengan dukungan teknologi, kerja sama antara pihak berbeda dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Tujuan penyelenggaraan seminar ini adalah untuk mendiskusikan tantangan SDM syariah terkini di negara-negara berkembang terkait pemberdayaan ekonomi. Selain itu, dari diskusi ini akan diperoleh solusi terbaik dalam menghasilkan SDM yang kompetitif di tingkat nasional dan global bagi negara-negara berkembang.

Topik yang dibahas meliputi berbagai hal. Pertama, kebutuhan adanya roadmap tentang SDM yang kompetitif. Kedua, intervensi dan kontribusi IDB dalam membangun SDM yang kompetitif di pendidikan tinggi nasional dan Islam.

Ketiga, Beasiswa IDB dan kontribusinya untuk pengembangan SDM di Indonesia. Terakhir, strategi untuk mendorong pengembangan SDM di industri keuangan syariah.

Kegiatan ini diikuti oleh kalangan akademisi, praktisi, pesantren, regulator, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), delegasi dari beberapa negara anggota IDB, kementerian terkait, serta lembaga multilateral seperti United Nations Development Programme (UNDP) dan IDB.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laporan BI: KPR Kini...
Laporan BI: KPR Kini jadi Andalan Bank Syariah
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
Bulan Depan Bank Syariah...
Bulan Depan Bank Syariah Indonesia Siap Tantang Bank-Bank Besar
Hery Gunardi Janjikan...
Hery Gunardi Janjikan Bank Syariah Indonesia Bukan Sekedar Penggabungan Bank Saja
Bank Syariah Indonesia...
Bank Syariah Indonesia Diminta Jangan Jadi 'Predator' Bank Syariah Lainnya
Cost of Fund Turun,...
Cost of Fund Turun, Bos BSI Pede Bersaing dengan Bank Konvensional
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
4 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved