Simulasi Tangani Krisis Keuangan Masuk Rencana Kerja KSSK di 2016

Jum'at, 13 Mei 2016 - 13:23 WIB
Simulasi Tangani Krisis...
Simulasi Tangani Krisis Keuangan Masuk Rencana Kerja KSSK di 2016
A A A
JAKARTA - Empat lembaga yang bergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyusun rencana kerja untuk tahun 2016 dalam rapat perdana koordinasi hari ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menerangkan, dalam rapat koordinasi tersebut juga membahas antara lain status stabilitas sistem keuangan dan persiapan Program Asesmen Sektor Keuangan (Financial Sector Assessment Program/FSAP) di tahun 2016.

"Pertama, jadwal rapat berkala KSSK dilakukan setiap 1 kali dalam 3 bulan dan rapat berikutnya akan dilaksanakan 28 Juli 2016. Kedua, penyusunan tata kelola KSSK, kode etik KSSK serta organisasi dan tata kerja Sekretariat KSSK," jelas dia di Jakarta, Jumat (13/5/2016).

(Baca Juga: Jaga Stabilitas Keuangan, FKSSK Ganti Nama Jadi KSSK)

Dia menambahan poin ketiga yang jadi bahasan adalah simulasi penanganan krisis pada triwulan III 2016 dan sosialisasi Undang-undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK). Kelima yakni koordinasi persiapan peraturan pelaksanaan UU PPKSK yang menjadi tugas dan wewenang masing-masing anggota KSSK berupa PP, Peraturan BI (PBI), peraturan OJK (POJK), dan Peraturan LPS (PLPS).

KSSK juga mengklaim bila kondisi ekonomi RI sepanjang kuartal pertama tahun ini cukup terkendali didukung oleh meredanya ketidakpastian perekonomian global dan perkembangan positif ekonomi domestik. Lebih lanjut Bambang juga menekankan pentingnya keberhasilan program FSAP yang bertujuan menilai stabilitas dan perkembangan sektor keuangan nasional secara komprehensif dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan yang dilaksanakan setiap lima tahun.

"Tujuannya yakni menilai perkembangan dan ketahanan sektor keuangan nasional secara komperhensif. Oleh karena itu, KSSK mengamanatkan tim kerja nasional FSAP dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan dukungan penuh dari lembaga dan industri jasa keuangan yang terlibat dalam program ini," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Jadi Benteng Pertahanan Saat Krisis
FEB Unisma Kupas Persoalan...
FEB Unisma Kupas Persoalan Kecurangan Laporan Keuangan
Ekonom: Kebijakan OJK...
Ekonom: Kebijakan OJK Efektif Bantu Sektor Keuangan Selama Pandemi
Stabilitas Sistem Keuangan...
Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga, Tapi NPL Cenderung Naik
Penyebaran Corona Masih...
Penyebaran Corona Masih Tinggi, Menkeu Khawatir Ganggu Sistem Keuangan
Global Masih Penuh Ketidakpastian,...
Global Masih Penuh Ketidakpastian, KSSK Ungkap Kondisi Keuangan Nasional di Kuartal I 2026
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
26 menit yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
43 menit yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
1 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
1 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
1 jam yang lalu
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved